Perawatan Tanaman Tomat Dengan Sesuai Supaya Panen Melimpah
Buka Daftar Isi :
Tidak hanya melakukan cara menanam tomat dengan benar, umur panen tanaman tomat juga ditentukan dengan perawatan secara sesuai.
Melaksanakan perawatan tanaman tomat dengan sesuai, dapat memaksimalkan masa pertumbuhannya, sehingga dapat menghasilkan panen yang berproduksi tinggi serta berkualitas.
Selain itu, melakukan perawatan tanaman tomat secara sesuai bisa mendukung umur panen tanaman tomat, sesuai dengan prediksi awal petani.
Maka dari itu, petani perlu menerapkan perawatan tanaman tomat dengan sesuai, selain melaksanakan cara menanam tomat secara tepat.
Berikut adalah beraneka perawatan tanaman tomat dengan sesuai, agar tanaman tumbuh maksimal, dan bisa memproduksi panen yang melimpah.
Pengairan Dengan Terjadwal
Proses pengairan pada tanaman tomat harus petani laksanakan, supaya tanaman tomat bisa tumbuh sehat dan menghasilkan panen berproduksi tinggi.
Dalam pengairan pada tanaman tomat, petani harus melaksanakan dengan rutin, untuk mendukung fase pertumbuhannya.
Berapa kali penyiraman tanaman tomat? Penyiraman tanaman tomat bisa petani lakukan dengan rutin saat pagi atau sore hari.
Ketika melakukan pengairan tanaman tomat, terlebih dahulu petani harus mengecek keadaan kelembaban tanah pada lahan pertanian.
Sebab, apabila tanah terlalu lembab akan membuat jamur dapat tumbuh pada sekitar tanaman serta mengakibatkan tanaman tomat terserang penyakit.
Maka dari itu, ketika budidaya saat musim hujan, petani sebaiknya memperhatikan apakan tanaman tomat memerlukan penyiraman atau tidak.
Pemupukan Susulan
Supaya pertumbuhan tanaman tomat berjalan maksimal, petani harus melakukan pemupukan susulan pada tanaman.
Jenis pupuk yang dapat petani manfaatkan merupakan pupuk NPK daun, kompos serta pupuk langsung pakai.
Untuk pemberian pupuk susulan pada tanaman tomat bisa petani laksanakan ketika usia tanaman sekitar satu minggu serta sebulan setelah penanaman.
Pemberian pupuk susulan yang selanjutnya bisa petani laksanakan, dengan jangka waktu setiap 30 hari sekali.
Apabila petani memanfaatkan pupuk kompos, dosis pemberiannya sekitar satu kepal tangan pada tiap tanaman tomat.
Jika petani menggunakan pupuk NPK, dosisnya adalah sekitar 2 gram, untuk satu tanaman tomat.
Pemasangan Ajir dan Pemangkasan Tunas
Tanaman tomat mampu untuk tumbuh secara merambat, sehingga memerlukan ajir agar dapat tumbuh dengan rapi.
Proses pemasangan ajir dapat petani laksanakan saat ketinggian tanaman tomat sudah mencapai sekitar 10 – 15 cm.
Lalu, petani dapat mengikat tanaman tomat pada ajir pada pertengahan batang, dan saat telah tumbuh 20 cm, petani perlu mengikatnya lagi.
Selain pemasangan ajir, petani bisa memangkas daun, agar masa pembuahan dan peremajaan tanaman tomat berjalan optimal.
Pemangkasan tanaman tomat juga bertujuan untuk mengurangi daun, supaya batang utama tanaman memperoleh kandungan nutrisi yang cukup.
Petani dapat melakukan pemangkasan setiap cabang tanaman tomat, yang tidak dapat tumbuh lancar dan terserang penyakit.
Supaya tanaman tomat dapat tumbuh sehat, petani harus menyisakan satu cabang, serta setiap cabang bisa petani sisakan tiga tandan.
Pemusnahan Gulma, Hama dan Penyakit
Apabila terdapat gulma yang tumbuh liar pada sekitar lahan pertanian tanaman tomat, petani perlu untuk melakukan pemusnahan.
Karena, gulma liar dapat bersaing dengan tanaman tomat untuk mendapatkan unsur hara dan nutrisi untuk proses pertumbuhannya.
Gulma juga bisa menjadi sarang hama atau penyakit, yang akan mengacaukan proses pertumbuhan tanaman tomat.
Ketika melakukan pemusnahan gulma, petani dapat menyianginya langsung dengan memakai peralatan pertanian atau bisa juga memanfaatkan herbisida.
Penggunaan herbisida harus petani perhatikan dosisnya, agar tidak berdampak buruk pada lingkungan sekitar dan tanaman tomat.
Selain gulma, petani juga perlu mengawasi serangan hama dan penyakit yang dapat menghambat proses pertumbuhannya.
Dalam menumpas hama dan penyakit, petani bisa memakai insektisida atau fungisida, tergantung dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang.
Sama seperti penggunaan herbisida, pengaplikasian insektisida atau fungisida juga harus petani sesuaikan dosisnya.
Baca Juga : Bibit Tomat Yg Bagus Corona 402 F1 Panen Melimpah
Umur Panen Tanaman Tomat Yang Sesuai Supaya Panennya Tinggi
Setelah menerapkan cara menanam serta perawatan tanaman tomat dengan benar, langkah selanjutnya adalah memperhatikan umur panen tanaman tomat.
Biasanya umur panen tanaman tomat yang tepat adalah sekitar 90 – 100 hari, setelah petani melaksanakan penanaman pada lahan tanam.
Selain mengawasi umur panen tanaman tomat yang tepat, petani juga mengawasi ciri – ciri buah tomat siap panen, seperti berikut ini :
- Warna buahnya sudah cerah serta merata
- Teksturnya terasa lembut bila petani tekan
- Pada kulit buah tomat terdapat kilatan kulit, yang menandakan buah tomat siap panen
- Aromanya terasa segar dan cukup manis
- Mudah untuk terlepas dari tangkainya
Untuk cara pemanenan buah tomat, petani bisa memotong dengan menggunakan gunting atau alat pertanian yang lain.
Supaya buah tomat tetap terjaga kualitas dan keawetannya, sebaiknya petani menghindari pemotongan tangkai yang terlalu pendek.
Berikutnya, petani bisa menyimpan buah tomat pada tempat yang sejuk serta kering, agar kesegarannya tetap terjaga.
Baca Juga : Tomat Hidroponik Peluang Bisnis Menguntungkan Petani



Leave A Comment