Budidaya Gambas Peluang Usaha Menguntungkan Petani

budidaya, gambas, peluang, usaha, menguntungkan, petani

Peluang bisnis budidaya tanaman gambas masih terbuka bagi para petani karena masih sedikit petani yang melakukan usaha budidaya tanaman gambas. Petani dapat melakukan usaha budidaya tanaman gambas pada lahan pertanian yang mereka miliki.

Dengan budidaya tanaman gambas, petani dapat memenuhi kebutuhan sayur gambas para pedagang sayur. Selain dapat memenuhi kebutuhan pedagang sayur, petani dapat mendapat keuntungan dari penjualan hasil panen tanaman gambas.

Budidaya gambas dapat petani lakukan pada lahan pertanian yang mereka miliki. Berkebun pada area sekitar rumah juga bisa menjadi tempat untuk budidaya tanaman gambas. Dengan berkebun pada area sekitar rumah masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai ketahanan pangan tingkat keluarga yang menyehatkan.

Tanaman gambas dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah. Untuk melakukan budidaya tanaman gambas memerlukan sinar matahari penuh agar dapat tumbuh dengan maksimal.

Agar dapat tumbuh optimal tanaman gambas harus tertanam pada tanah yang subur, gembur dan pengairan yang baik. Ukuran pH yang baik untuk melakukan usaha budidaya tanaman gambas adalah 5,5 – 6,8 dan kelembabannya 50 – 60 %. Para petani bisa melakukan budidaya gambas pada musim hujan maupun musim kemarau.

Cara Menanam Gambas

Cara menanam gambas yang baik dan benar dapat menghasilkan tanaman gambas yang sehat dan tumbuh dengan optimal. Tanaman gambas yang tumbuh dengan optimal akan barbuah dengan baik dan produktif.

Sebelum melakukan usaha budidaya tanaman gambas petani perlu melakukan beberapa proses dahulu agar dapat berhasil dalam usaha budidaya tanaman.

Benih Gambas

Sebelum melakukan usaha budidaya tanaman gambas petani harus memiliki benih gambas terlebih dahulu. Sebaiknya petani memilih benih gambas yang berkualitas. Karena benih yang berkualitas akan menumbuhkan tanaman yang berkualitas juga.

Toko Pertanian Online Belanja Tani jual benih gambas berkualitas dengan harga murah dan siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia.

Pengolahan Lahan Penanaman

Pengolahan lahan penanaman untuk budidaya gambas dengan cara menggemburkan tanah pertanian dengan menggunakan bajak maupun cangkul. Kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar 100 cm, tinggi dan panjangnya menyesuyaikan dari lahan yang petani miliki.

Beri jarak 2 meter antar bedenganan. Apabila tanah penanaman memiliki pH yang kurang dari 5,5 maka beri dolomit pada lahan penanaman agar tidak asam.

Selain membuat bedengan dan pemberian dolomit pada lahan yang memiliki pH kurang dari 5,5. Pemberian pupuk dasar juga sangat penting bagi lahan penanaman.

Pupuk dasar ini bermanfaat bagi tanaman untuk tumbuh dengan optimal dan produktif. Petani bisa memnberikan pupuk kandang, TSP, KCl, ZA dan urea sebagai pupuk dasar. Campurkan beberapa pupuk tadi dan ratakan pada bedengan.

Tunggu hingga seminggu untuk kemudian siap proses penanaman. Jangan lupa menutup bedengan dengan menggunakan mulsa untuk mencegah pertumbuhan gulma dan menstabilkan kelembaban.

Penanaman Gambas

Beri lubang pada bedengan dengan jarak 80 cm antar bedengan. Gunakan gunting kuku untuk meretakkan cangkang benih gambas pada bagian tunas yang akan tumbuh dan jangan sampai memecahkan keping biji.

Kemudian remdam dengan air hangat selama 10 jam dengan menambahkan ZPT. Jika sudah selanjutnya tiriskan dan bungkus dengan kain yang lembab dan diamkan hingga tumbuh tunas.

Apabila sudah bertunas proses selanjutnya adalah penanaman pada bedengan. Masukkan benih yang sudah berkecambah tadi pada lubang bedengan dan tutup dengan tanah. Siram lahan penanaman tadi agar benih dapat tumbuh dengan baik.

Pemeliharaan Gambas

Pengontrolan tiap seminggu setelah tanam perlu petani lakukan, dengan menyulam tanaman gambas yang mati maupun layu dan menggantinya dengan benih yang masih bagus. Sebaiknya pengairan sesuai kebutuhan agar tidak kekeringan dan juga terlalu lembab.

Dengan pengairan yang cukup tanaman gambas akan dapat tumbuh dengan optimal. Lakukan pengendalian hama dengan menggunakan pestisidak. Berikan pestisida dengan tidak berlebihan agar tidak mencemari lingkungan dan membuat hama menjadi resisten.

Pemasangan Lanjaran

Pemasangan lanjaran pada tanaman gambas bertujuan untuk rambatan dari tanaman gambas dan tidak membuat tunas tidak bertumbuk. Lanjaran yang petani gunakan bisa dari bambu maupun kayu.

Pemberian Pupuk Lanjutan

Lakukan pemupukan lanjutan ketika tanaman gambas berumur seminggu setelah tanam. Pemberian pupuk lanjutan pertama saat tanaman gambas memasuki umur 10 haro setelah tanam dan kemudian seminggu sekali. Petani bisa menggunakan pupuk NPK 16-16-16 dengan cara mengocorkannya pada setiap tanaman.

Panen Gambas

Petani bisa memanen gambas pada saat tanaman gambas berumur 40 – 45 hari setelah tanam. Panen gambas yang masih muda dengan ciri kulit buah gambas yang berwarna hijau segar dan mengkilat dan lunak. Pemanenan bisa petani lakukan setiap dua kali sehari.