Hama Ulat Menjadi Salah Satu Ancaman Pada Tanaman Jagung

merk obat ulat jagung, obat ulat jagung paling ampuh, harga obat ulat jagung paling ampuh, insektisida ulat jagung, Belanja Tani

Jual Obat Pembasmi Ulat Pada Tanaman Jagung Yang Menjadi Idola Petani | Belanja Tani

Waktu proses budidaya tanaman jagung pada lahan tanam, petani harus merawat tanaman secara benar, supaya pertumbuhannya mampu berjalan lancar.

Contoh merawat tanaman jagung dengan sesuai yaitu, petani perlu untuk mengawasi adanya hama ulat yang menyerang ke tanaman jagung.

Akibat infeksi hama ulat pada tanaman jagung, akan menyebabkan kerusakan terhadap bagian tongkol jagung, tandan jagung dan membuat hasil panen menurun.

Sehingga, pola serangan dari hama ulat pada tanaman jagung, harus petani perhatikan, seperti pada bawah ini :

Fase Perkecambahan

Awal serangan bermula ketika larva ulat tanah aktif pada malam hari dan memotong batang tanaman jagung muda pada dekat permukaan tanah.

Serangan cenderung tersebar tidak merata, dengan beberapa titik pada lahan pertanian mengalami kehilangan bibit secara tiba – tiba.

Jika populasi hama ulat sudah cukup tinggi, tanaman jagung muda bisa mati sebelum mencapai fase pertumbuhan vegetatif.

Dampak serangan hama ulat pada fase ini adalah, tanaman akan mati sejak awal, sehingga kepadatan tanaman berkurang dan menurunkan produksi panen.

Fase Vegetatif

Dalam masa vegetatif, hama ulat akan memulai serangan pada bagian tengah daun yang memakan jaringannya. Akibatnya, akan meninggalkan pola lubang kecil tidak beraturan.

Ulat yang mempunyai ukuran lebih besar akan menggulung daun dan bersembunyi pada bagian dalamnya saat siang hari.

Apabila serangannya parah, seluruh permukaan daun dapat rusak, mengurangi kemampuan tanaman jagung untuk melakukan proses fotosintesis.

Tanaman jagung yang usianya masih muda (fase 2 – 6 daun) sangat rentan terhadap kegagalan pertumbuhan, akibat serangan ulat dalam masa ini.

Fase Reproduksi

Saat fase ini, hama ulat bisa menyerang bagian bunga dan tongkol muda dengan menggali lubang dan masuk ke dalamnya.

Kerusakan biasanya terjadi dapat terjadi pada bagian ujung tongkol, dengan lubangnya yang akan terisi kotoran ulat.

Pola serangan pada masa ini umumnya tidak merata, namun dapat menyebabkan penurunan kualitas hasil panen karena bijinya rusak.

Akibat infeksi hama ulat pada masa ini, akan memberikan dampak tongkol yang terserang menjadi mudah terinfeksi bakteri atau jamur.

Juga bisa menurunkan bobot dan kualitas tongkol jagung karena banyak biji yang hilang atau mengalami pembusukan.

Fase Pematangan

Beberapa jenis ulat umumnya juga  masih aktif menyerang daun dan tongkol tanaman jagung hingga masa panen.

Jika hama ulat dapat bertahan pada bagian tongkol, mereka akan terus menggerogoti biji jagung sampai fase panen tiba.

Pola serangan hama ulat dalam masa panen umumnya sering tidak merata, tetapi bisa meningkat jika kondisi cuaca mendukung perkembangbiakan hama.

Dampak dari serangan hama ulat saat fase panen adalah, jagung yang hampir matang bisa mengalami penurunan kualitas. Ini akibat biji yang rusak atau terinfeksi penyakit sekunder.

Baca Juga : Jual Harga Bibit Jagung Manis Talenta Murah Hasil Panen Melimpah

Jenis Ulat Yang Mampu Untuk Menginfeksi Ke Tanaman

Infeksi hama ulat pada tanaman jagung dapat mengacaukan fase pertumbuhannya, sehingga akan membuat pertumbuhannya menjadi terganggu.

Untuk itu, jika petani mendapati adanya hama ulat yang menyerang tanaman jagung, harus segera memusnahkannya, supaya kondisi tanaman jagung tetap aman.

Akan tetapi, sebelum petani membasmi serangan hama ulat pada tanaman jagung, perlu mengenal beberapa jenis ulat yang bisa menyerang tanaman jagung.

Berikut merupakan beraneka jenis hama ulat yang mampu untuk menginfeksi tanaman jagung dan bisa mengacaukan fase pertumbuhannya.

Ulat Grayak (Spodoptera Frugiperda)

Ciri khas dari hama ulat grayak adalah, berwarna hijau kecoklatan, yang bagian kepalanya terdapat pola mirip huruf “Y”.

Larva yang lebih tua memiliki garis putih pada bagian punggungnya. Jenis ulat ini aktif menyerang pada malam hari dan bersembunyi pada pangkal tanaman jagung saat siang hari.

Akibat serangan ulat grayak, pada daun muda tanaman jagung ada lubang tidak beraturan. Jika serangan berat, daun akan habis termakan, menyebabkan tanaman jagung tidak dapat berfotosintesis.

Ulat grayak yang berukuran lebih besar juga dapat masuk ke bagian dalam batang atau tongkol jagung dan merusaknya.

Ulat Tongkol (Helicoverpa Armigera)

Larva dari ulat tongkol biasanya berwarna hijau, coklat, atau merah muda dengan garis – garis pada bagian punggungnya.

Ukuran hama ulat tongkol biasanya dapat mencapai sekitar 4 cm sebelum berubah menjadi kepompong, untuk siklus hidup lebih lanjut.

Serangan hama ulat tongkol jagung akan menyebabkan tongkol berlubang dan bisa masuk ke bagian dalamnya.

Dampak infeksi tersebut, biji jagung pada tongkol akan rusak dan mengakibatkan turunnya produktivitas hasil panen.

Lubang pada tongkol jagung juga dapat menjadi infeksi bakteri atau jamur, sehingga tanaman dapat terinfeksi penyakit berbahaya.

Ulat Tanah (Agrotis Ipsilon)

Larva dari hama ulat tanah berwarna hitam keabu – abuan dan bisa menggulung tubuhnya saat terganggu.

Umumnya, hama ini dapat aktif menyerang waktu malam hari, memotong batang tanaman jagung muda pada bagian dekat permukaan tanah.

Akibat serangan ulat tanah, batang bibit jagung dapat terpotong, sehingga tanaman akan mati sebelum tumbuh besar.

Populasi hama ulat tanah yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kehilangan tanaman yang signifikan saat awal pertumbuhan tanaman jagung.

Ulat Daun Jagung (Spodoptera Litura)

Ciri khas dari hama ulat daun jagung adalah, mirip dengan ulat grayak, tetapi lebih sering menyerang pada bagian daun bawah.

Serangan hama ulat daun jagung, dapat memakan bagian daun hingga hanya menyisakan bagian tulangnya saja.

Pada serangan yang parah, akan menyebabkan daun tanaman jagung menjadi kering dan tanaman tidak bisa tumbuh optimal.

Biasanya hama ulat daun jagung dapat menyerang ke tanaman pada fase vegetatif awal hingga masa pertengahan.

Baca Juga : Harga Kayabas 1 Liter Lindungi Nutrisi Tanaman Jagung