Obat Antraknosa Pada Cabai Harga Murah Kualitas Terbaik
Buka Daftar Isi :
Ketika budidaya tanaman cabai pada lahan pertanian, petani perlu untuk melakukan perawatan tanaman secara benar, supaya tanaman tumbuh dengan optimal.
Salah satu praktek merawat tanaman cabe dengan sesuai adalah, petani harus mengawasi adanya serangan penyakit berbahaya pada tanaman cabai.
Penyakit berbahaya yang menyerang ke tanaman cabai akan menghambat fase perkembangannya, sehingga berpotensi menurunkan produksi hasil panennya.
Contoh penyakit berbahaya yang biasanya mampu untuk menginfeksi ke tanaman cabai adalah penyakit antraknosa.
Infeksi penyakit antraknosa pada tanaman cabai akan mengakibatkan buah cabe menjadi busuk dan menghambat masa pertumbuhannya.
Maka dari itu, apabila petani mengetahui adanya penyakit antraknosa yang menyerang ke tanaman cabai, harus segera mengatasinya, agar kondisi tanaman cabe tetap aman.
Waktu mengatasi serangan penyakit antraknosa pada tanaman cabai, petani bisa menggunakan beberapa obat antraknosa pada cabai atau fungisida.
Obat antraknosa pada cabai sudah terkenal manjur dapat menjaga tanaman cabe, supaya aman dari infeksi penyakit antraknosa.
Sehingga, waktu budidaya tanaman cabe, apabila tanaman terserang penyakit antraknosa, petani memerlukan beberapa obat antraknosa pada cabai.
Pada bawah ini adalah berbagai obat antraknosa pada cabai yang mempunyai kualitas unggul dan menjadi favorit bagi para petani.
Antracol 70 WP
Obat antraknosa pada cabai yang pertama merupakan fungisida Antracol 70 WP, suatu produk fungisida produksi dari PT Bayer Indonesia.
Bahan aktif yang terdapat dalam fungisida Antracol 70 WP adalah Propineb 70 %, yang terkenal manjur untuk membasmi penyakit antraknosa.
Tidak hanya untuk membasmi antraknosa, fungisida Antracol 70 WP juga manjur untuk menumpas penyakit bercak daun, embun tepung serta yang lain.
Petani juga bisa menggunakan fungisida Antracol 70 WP untuk membasmi penyakit yang menyerang tanaman anggur, apel, bawang merah dan lainnya.
Agar kondisi tanaman cabai tetap aman, dosis pemakaian fungisida Antracol 70 WP untuk membasmi penyakit antraknosa adalah sekitar 1 – 2 gram, per liter air.
Fungisida Antracol 70 WP dapat petani beli dalam Toko Pertanian Belanja Tani, pada kemasan 250, 500 gram dan 1 kg.
Bion M 48 WP
Obat antraknosa pada cabai yang kedua yaitu fungisida Bion M 48 WP, produk fungisida yang diproduksi oleh PT Syngenta.
Fungisida Bion M 48 WP mengandung bahan aktif Asibensolar-S-Metil 1 % dan Mankozeb 48 %, yang efektif menumpas penyakit antraknosa.
Selain untuk penyakit antraknosa, fungisida Bion M 48 WP juga efektif untuk mengatasi penyakit busuk daun, busuk buah dan lainnya.
Tidak hanya sesuai untuk tanaman cabai, fungisida Bion M 48 WP juga bisa petani manfaatkan untuk membasmi penyakit pada tanaman lainnya. Seperti kubis, tomat serta kentang.
Dosis penggunaan fungisida Bion M 48 WP dalam membasmi penyakit antraknosa pada tanaman cabe adalah sekitar 2 g/l, untuk lahan seluas satu hektar.
Petani bisa mendapatkan fungisida Bion M 48 WP pada Toko Pertanian Belanja Tani, yang ada dalam kemasan 500 gram.
Daconil 75 WP
Obat antraknosa pada cabai yang ketiga adalah fungisida Daconil 75 WP, salah satu produk fungisida produksi dari SDS Biotech KK Jepang.
Kandungan bahan aktif pada fungisida Daconil 75 WP merupakan Klorotalonil 75 %, yang ampuh untuk memberantas penyakit antraknosa pada tanaman cabe.
Tidak hanya untuk antraknosa, fungisida Daconil 75 WP juga manjur untuk memusnahkan penyakit bercak daun, cacar daun, busuk daun serta yang lain.
Petani juga bisa memakai fungisida Daconil 75 WP untuk membasmi penyakit yang menyerang tanaman bawang merah, kentang, pisang, semangka dan lainnya.
Supaya keadaan tanaman cabe tetap aman, dosis penggunaan fungisida Daconil 75 WP untuk penyakit antraknosa adalah sekitar 0.5 – 1.5 gr/l.
Fungisida Daconil 75 WP dapat petani beli dalam Toko Pertanian Belanja Tani, yang tersedia pada kemasan 100 dan 500 gram.
Topsin M 70 WP
Obat antraknosa pada cabai yang keempat yakni fungisida Topsin M 70 WP, produk fungisida produksi dari Petrokimia Kayaku.
Fungisida Topsin M 70 WP mempunyai bahan aktif Metil Tiofanat 70 %, yang terkenal manjur untuk memusnahkan penyakit antraknosa yang menyerang tanaman cabai.
Selain untuk penyakit antraknosa, fungisida Topsin M 70 WP juga ampuh untuk membasmi penyakit embun tepung, bercak ungu, busuk daun dan lainnya.
Tidak hanya cocok untuk tanaman cabai, fungisida Topsin M 70 WP juga bisa petani aplikasikan untuk mengatasi penyakit pada tanaman lainnya. Seperti apel, semangka, padi serta yang lain.
Dosis penggunaan fungisida Topsin M 70 WP dalam membasmi penyakit antraknosa pada cabai adalah sekitar 1 – 2 gram per liter air.
Petani bisa mendapatkan fungisida Topsin M 70 WP pada Toko Pertanian Belanja Tani, dalam kemasan 100 serta 500 gram.
Baca Juga : Jual Fungisida Paling Ampuh Untuk Antraknosa Bisa Menjaga Tanaman






Leave A Comment