Budidaya Tanaman Terong Ungu Dapat Menguntungkan Petani
Buka Daftar Isi :
Budidaya tanaman terong ungu merupakan suatu kegiatan usaha pada sektor pertanian, yang bisa membuat petani untuk meningkatkan keuntungan.
Sudah banyak masyarakat mengetahui, kegunaan buah terong ungu cukup banyak, seperti menjadi olahan pada beraneka hidangan dan sayur tambahan untuk lalapan.
Dalam buah terong ungu, juga ada bermacam – macam kandungan nutrisi yang melimpah, seperti kalium, vitamin, protein, lemak serta yang lain.
Untuk itu, dengan beberapa kandungan nutrisi tersebut, buah terong ungu berguna untuk menyehatkan jantung menstabilkan gula darah dan banyak lainnya.
Tidak heran, dengan berbagai manfaat untuk menjaga kesehatan tersebut, banyak masyarakat yang sangat menyukai buah terong ungu.
Sehingga, menjalankan budidaya tanaman terong ungu dapat menguntungkan petani, sebab buah terong ungu menjadi kesukaan oleh banyak masyarakat.
Pada saat budidaya tanaman terong ungu, petani harus menerapkan teknik budidaya secara tepat, supaya tanaman mampu untuk berjalan secara lebih lancar.
Berbagai contoh praktek budidaya tanaman terong ungu yang perlu petani jalankan yaitu, menerapkan penanaman dengan tepat, melaksanakan perawatan yang baik.
Serta, petani juga harus selalu memperhatikan masa panen terong ungu yang tepat, untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Dengan memperhatikan masa panen terong ungu yang sesuai, petani akan mengetahui kapan waktu yang cocok untuk memanen buah terong ungu.
Masa panen terong ungu biasanya dapat tergantung dengan varietas bibit yang petani manfaatkan, perawatan dengan tepat serta beberapa lainnya.
Oleh sebab itu, saat budidaya terong ungu selain memperhatikan praktek budidaya yang tepat, petani juga perlu untuk memperhatikan masa panen terong ungu.
Baca Juga : Keunggulan Terong Yumi Yang Mempunyai Kualitas Terbaik
Cara Menanam Terong Pada Lahan Tanam Dengan Tepat
Waktu menjalankan budidaya terong ungu pada lahan pertanian, petani perlu untuk selalu menerapkan cara menanam terong ungu secara tepat.
Hal tersebut bisa bermanfaat, untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman terong ungu, supaya berjalan sehat dan memproduksi panen yang melimpah.
Maka dari itu, dalam proses budidaya terong ungu, petani perlu untuk menerapkan cara menanam terong ungu secara tepat, agar pertumbuhannya sehat.
Berikut adalah berbagai cara menanam terong ungu pada lahan budidaya dengan tepat, supaya tanaman tumbuh sehat serta menghasilkan panen berproduksi tinggi.
Memilih Benih Terong Ungu
Gunakan benih tanaman terong ungu yang mempunyai kualitas unggul, terlihat sehat, dan bersertifikat, untuk memastikan tanaman berjalan dengan lancar.
Benih terong ungu yang kualitasnya terbaik serta bersertifikat dapat petani beli dalam beberapa toko pertanian ternama.
Menentukan Lokasi Lahan Budidaya
Pilih lahan untuk budidaya tanaman terong ungu dengan kondisi tanah yang gembur, subur, dan mengandung bahan organik yang tinggi.
Lahan budidaya juga harus mendapat sinar matahari secara penuh, yaitu minimal sekitar 6 – 8 jam dalam satu hari.
Menyiapkan Lahan
Lahan untuk budidaya terong ungu harus petani pastikan bersih dari gulma liar dan bekas tanaman budidaya yang sebelumnya.
Selanjutnya, tanah pada lahan budidaya untuk tanaman terong ungu harus petani bajak atau cangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm.
Buat bedengan untuk budidaya terong ungu dengan lebar 100 cm, tinggi 30 cm, dan jarak antar bedengan 50 cm. Ini berguna untuk sistem drainasenya berjalan dengan baik.
Petani juga harus memastikan pH tanah pada lahan tanam terong ungu sudah ideal, yaitu sekitar 5.5 – 6.8.
Menyemai Benih
Sebelum menyemai, petani dapat merendam benih tanaman terong ungu ke dalam air hangat, dengan jangka waktu sekitar 6 jam.
Persiapkan media semai yang berupa campuran antara tanah yang gembur serta pupuk kandang atau kompos. Media semai tersebut dapat petani isikan ke dalam tray semai.
Kemudian, setelah perendaman, petani dapat memasukkan benih terong ungu pada tray semai, yang sudah berisi media semai.
Tutup tipis dengan menggunakan tanah, lalu siram secukupnya benih terong ungu, untuk mendukung fase pertumbuhannya.
Setelah 25 – 30 hari atau sudah mempunyai 4 – 5 helai daun sejati, benih terong ungu siap untuk petani pindahkan pada lahan budidaya.
Memindahkan Benih
Buat lubang tanam pada atas bedengan lahan tanam, dengan jarak tanam sekitar 60X70 cm, supaya pertumbuhan tanaman terong ungu tidak terlalu rapat.
Tambahkan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos dengan dosis 1 – 2 kg untuk setiap lubang. Serta pupuk NPK dengan dosis 10 – 15 gram untuk setiap lubang.
Pemberian pupuk dasar tersebut bermanfaat untuk memastikan tanaman terong ungu dapat tumbuh dengan lebih maksimal.
Sebaiknya, petani menanamkan benih terong ungu pada sore hari, agar tanaman tidak mengalami stres.
Jika memindahkan benih terong ungu sudah selesai, petani harus segera menyiramnya, supaya tanaman dapat dengan cepat beradaptasi.
Baca Juga : Jual Harga Benih Terong Mustang F1 Murah Berkualitas Terbaik


Leave A Comment