Untuk mengendalikan hama ini petani dapat melakukan penyiraman insektisida Promectin 18 EC dengan dosis 0,25 – 0,5 cc / liter air. Atau petani juga bisa memakai akarisida Samite 135 EC dengan dosis 0,25 – 0,5 mililiter / liter air.
Lalat Buah
Buka Daftar Isi :
Lalat Buah akan menyerang tanaman cabe pada bagian buah yang menyebabkan buah cabai menjadi berlubang kecil-kecil, kulit buah akan menguning. Selanjutnya biji akan berwarna coklat dan membuat buah rontok.
Beberapa insektisida seperti Winder 100EC dan Promectin 18EC dapat petani gunakan untuk mengendalikan hama lalat buah ini. Petani bisa menggunakan dosis yang sudah tertera seperti penggunaan Winder 100EC hanya 0,5 – 1 cc / liter air. Atau 0,25 – 0,5 cc / liter air untuk penggunaan Promectin 18EC.
Penyakit Tanaman Cabai
Bercak Daun
Cendawan Cercospora Capsici merupakan penyebab terjadinya penyakit bercak daun pada tanaman cabai. Daun yang terserang Cercospora Capsici akan muncul bercak cincin pada daun, berwarna coklat pada pinggir dan berwarna putih pada tengah.
Layu Bakteri
Penyakit layu bakteri akan menyerang tanaman cabai saat fase generatif. Petani dapat melakukan pencegahan penyakit ini dengan cara melakukan penyemprotan Kocide 77WP pada bagian lubang tanam. Dosis yang baik petani pakai adalah 5 gram / liter air.
Antraknosa
Anthracnose atau penyakit patek akan menyerang buah pada tanaman cabai. buah cabai yang terserang penyakit ini akan menjadi mengkilap pada kulit buah dan akan muncul bercak hitam yang meluas. Jika petani biarkan maka buah akan membusuk dan menularkan penyakit ke tanaman lain.
Untuk Pengendalian penyakit ini petani bisa lakukan penyemprotan fungisida Kocide 54 WDG dengan dosis 2 gram / liter air. Atau petani bisa rotasi dengan fungisida victory 80 WP dengan dosis 1 – 2 gram/ liter air.
Baca Juga : Harga Bibit Cabe Laba F1 Murah Dan Tahan Patek
Serangan Cendawan Buat Gagal Panen Petani Cabai
Penyakit tanaman merupakan salah satu penyebab utama kegagalan panen bagi petani dan berbagai jenis tanaman. Penyebab lain datangnya penyakit pada tanaman adalah buruknya fungsi irigasi.
Cabai merupakan komoditas pangan yang mudah petani budidayakan dengan hasil panen yang berpotensi menguntungkan. Hal ini menyebabkan banyak petani ingin mencoba budidaya tanaman cabai.
Akan tetapi setiap budidaya tanaman tidak akan semudah kelihatannya, terkadang akan muncul masalah baru sebagai hambatan petani. Hambatan ini biasanya akan datang dari serangan hama, serangan penyakit tanaman, dan bakteri.
Cabai akan terserang penyakit tanaman ketika musim penghujan tiba dan juga jika petani tidak mengawasi lahan dan tanaman mereka.
Pada bulan apakah musim penghujan terjadi di indonesia ?. Musim penghujan yang terjadi di indonesia mulai bulan oktober sampai bulan april. Musim penghujan akan mencapai puncaknya sekitar bulan januari dan februari.
Pada bulan bulan itulah petani harus dengan teliti melakukan pengawasan tanaman dan lahan guna mencegah datangnya hama dan penyakit.
Petani juga perlu mengawasi penyakit Cercospora Capsici atau penyakit bercak daun pada tanaman cabai mereka.
Penyakit Cercospora capsici akan datang karena kelembaban tanah yang berlebihan akibat buruknya sistem pengairan pada lahan. Jika hujan deras melanda lahan pertanian, lahan akan menjadi sedikit banjir dan membuat tanah menjadi lembab.
Hal itu akan membuat tanaman cabai menjadi rusak dan mengakibatkan pengurangan hasil panen. Andai pun hasil panen banyak tapi kualitas cabai pasti akan menurun tidak seperti yang petani harapkan.
Seluruh penyakit tanaman dapat petani cegah dengan fungisida. Seperti contoh penyakit antraknosa atau patek.
Penyakit Cercospora Capsici pada cabai merupakan salah satu hambatan serius bagi petani cabai keran akan membuat pertumbuhan tanaman terhambat. Dan juga daun yang terserang penyakit ini akan terganggu proses fotosintesisnya.
Baca Juga : Bibit Cabe Merah Yang Bagus Ketika Musim Hujan

Leave A Comment