Penyakit Bercak Daun Akibat Cercospora Capsici
Buka Daftar Isi :

Cendawan Cercospora capsici merupakan penyebab terjadinya penyakit bercak daun pada cabai. Penyakit ini akan menyerang bagian daun pada tanaman cabai.
Daun yang sudah terserang penyakit ini akan terlihat munculnya bercak bundar dengan warna kelabu. Jika serangan sudah parah daun akan berubah warna menjadi kuning dan akan berguguran nantinya jika tidak petani awasi.
Cercospora Capsici akan menyerang ketika masih berbentuk spora yang akan dibawa oleh air hujan, angin, dan alat pertanian yang kotor dan tidak petani sanitasi.
Hal itulah yang membuat petani harus membuat saluran drainase yang baik dan benar untuk menyalurkan air hujan yang tak terserap oleh tanah. Petani juga bisa melakukan penjarakan pada tanaman untuk membantu pencegahan penularan penyakit tanaman.
Pemberian jarak pada tanaman juga mengurangi penularan penyakit tanaman lain seperti antraknosa atau patek, dan layu bakteri.
Untuk mengatasi penyakit itu petani lebih baik membuat saluran air yang bagus dan melakukan sanitasi lahan. Atau untuk mengatasi penyakit dari Cercospora capsici petani dapat menyemprotkan fungisida yang berfungsi untuk obat bercak daun pada tanaman cabai.
Baca Juga : Cara Penyembuhan Cabe Virus Kuning Yang Merugikan Petani
Cercospora Capsici Pada Cabai Dan Fungisida
Cabai merupakan favorit bagi para pecinta pedas. Permintaan cabai yang cukup tinggi membuat petani cabai harus siap dalam memenuhi permintaan pasar.
Cabai masuk dalam jajaran terong-terongan dan merupakan salah satu tanaman yang mudah petani tanam mulai dataran rendah sampai dataran tinggi.
Dalam budidaya cabe, petani harus pintar dalam memilih benih cabai apa yang akan petani pakai. Petani harus menggunakan benih cabe terbaik guna mengurangi resiko terjadinya gagal panen yang menjadi momok para petani.
Benih cabai terbaik memiliki keunggulan seperti tahan terhadap berbagai hama dan penyakit yang menyebabkan gagal panen.
Penyakit utama cabai adalah penyakit bercak daun yang terjadi karena ulah dari Cercospora Capsici.
Cercospora Capsici akan menyerang tanaman cabai mulai dari tanaman baru hingga tanaman dewasa.
Jika petani biarkan akan merugikan petani sendiri karena penyakit bercak daun akan memperlambat pertumbuhan tanaman.
Selain itu hasil panen pun tidak akan maksimal dan buah pun menjadi jelek dan tak layak jual lagi. Jika buah jelek maka petani gagal memenuhi permintaan pasar yang tinggi terhadap cabe.
Petani bisa mengatasi penyakit bercak daun dengan fungisida yang sesuai dan penggunaannya harus sesuai dosis yang terlampir.
Berikut merupakan fungisida pembasmi jamur yang menyebabkan penyakit pada tanaman cabai :
Arashi

Fungisida Arashi merupakan salah satu jenis fungisida yang menjadi obat jamur bagi tanaman cabai. Arashi merupakan fungisida produk unggulan produksi dari Bumi Jaya Makmur.
Produk Arashi Mengandung campuran bakteri Bacillus Subtilis. Arashi mampu bekerja dengan maksimal dalam membasmi penyakit pada tanaman.
Dalam menggunakan produk Arashi ini petani sebaiknya memulai sejak pembibitan tanaman agar tidak mudah terserang jamur patogen. Dosis yang baik ketika pembibitan ialah 1 sampai 2 sendok makan untuk 10 liter air.
Petani bisa menyiram pada bedengan atau media tanam dalam polybag sejak 1 – 2 hari sebelum semai benih.
Fungisida Arashi hadir dalam bentuk serbuk atau powder dengan warna putih. Hal ini menyebabkan produk Arahi mudah larut dalam air dan memudahkan pengaplikasian produk Arashi pada tanaman cabai.
Fungisida Arashi sudah terbukti ampuh dalam membasmi jamur seperti jamur Cercospora sehingga petani tak perlu risau terhadap tanamannya.
Antracol 70 WP

Fungisida Antracol 70 WP merupakan jenis pestisida produksi Bayer Indonesia dan sudah banyak petani kenal sebagai pestisida terbaik. Antracol 70 WP juga sudah terdaftar di kementerian pertanian indonesia sehingga aman dan aman untuk petani gunakan.
Kandungan Zinc dan Propineb dalam Antracol menjadikan Antracol sebagai fungisida terbaik langganan petani. Hal itu karena campuran bahan aktif Propineb dan Zinc sangat efektif dalam mengendalikan penyakit tanaman seperti penyakit akibat jamur Cercospora.
Dengan cara pemakaian yang cukup mudah dan simpel membuat Antracol banyak petani minati. Dalam penggunaan antracol dosis yang baik adalah 0,5 gram sampai 2 gram/ liter air sesuaikan dengan jenis tanaman.
Penggunaan Antracol 70 WP sangat efektif untuk kesehatan tanaman dan tanaman pun akan tumbuh dengan baik. Tanaman yang tumbuh baik akan membuat hasil panen yang maksimal dan buah yang berkualitas.
Petani bisa mendapatkan Antracol 70 WP di Toko Pertanian Terdekat dengan kualitas terbaik dan harga murah. Antracol tersedia dalam kemasan 250 gram, 500 gram, hingga 1 liter.
Demorf 60 WP

Demorf 60 WP merupakan salah satu jenis pestisida sistemik yang sudah banyak petani kenal. Fungisida Demorf Merupakan produksi dari PT MSI yang sudah teruji kualitasnya dan dapat petani beli dengan harga murah.
Bahan aktif yang terkandung dalam demorf 60 wp adalah dimetomorf 60% yang efektif untuk membasmi serangan jamur ketika musim hujan. Demorf juga dapat mengendalikan jamur Cercospora penyebab penyakit bercak daun.
Cara pemakaian demorf yang cukup mudah membuat petani suka memakai produk ini. Petani hanya tinggal mencampurkan 0,5 gram sampai 1,5 gram kedalam 1 liter air dan bisa petani tambahkan perekat terbaik.
Setelah itu petani dapat menyemprotkannya secara merata kepada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur atau cendawan.
Petani juga kami anjurkan untuk mencampur Demorf dengan bahan aktif mankozeb untuk mencegah timbulnya resistensi.
Demorf 60 WP hadir dalam kemasan 10 gram dan 50 gram. Petani bisa mendapatkan Demorf 60 WP ini di toko pertanian terdekat atau melalui toko online seperti Belanja Tani.
Baca Juga : Fungisida Untuk Cabe Di Musim Hujan Dan Jenis Penyakitnya

Leave A Comment