Cara Menanam Benih Pare Raden Dalam Budidaya Pare
Buka Daftar Isi :
Pada umumnya masyarakat indonesia gemar mengkonsumsi pare karena pare jika berhasil kita olah akan memiliki cita rasa yang enak dan mantap.Selain itu buah pare juga memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia.
Berikut cara menanam benih pare yang baik dan benar
Syarat Tumbuh Pare Raden F1
Pada budidaya pare, tanaman pare Raden F1 akan tumbuh dengan syarat tanam yaitu lahan dengan ketinggian 0 – 700 mdpl dengan pH tanah 4 – 7 pH.
Lahan yang petani gunakan harus mengandung banyak humus dengan kontur tanah yang gembur. Area tanam kesukaan pare adalah area yang tidak terkena sinar matahari.
Persiapan Benih Pare Raden F1
Persiapan benih dapat petani lakukan dengan cara merendam benih dengan air hangat selama 30 menit.
Hasilnya benih yang baik akan mengambang, jika petani mengambil benih yang tenggelam akan membuat tanaman tidak tumbuh.
Perawatan Tanaman Pare Raden F1
Dalam perawatan tanaman pare petani harus melakukan penyiangan dan membuat para-para. Penyiangan petani lakukan untuk menghindari serangan hama dan gulma yang mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.
Sedangkan para-para petani buat dari bambu yang disusun dengan ukuran 2 meter dengan bentuk kotak-kotak.
Penanaman Tanaman Pare Raden
Pertama yang perlu petani lakukan adalah menggemburkan tanah yang bertujuan untuk membuat racun yang terdapat dalam tanah bisa keluar.
Selanjutnya petani membuat bedengan dengan ketinggian 30 x 150 cm dengan panjang sesuai lahan masing-masing.
Berikutnya petani dapat memberi pupuk organik sebelum pare petani tanam. Petani memasukan 3 biji benih pada lubang tanam yang sebelumnya telah petani buat dan tutup kembali dengan tanah.
Pupuk Tanaman Pare
Demi meningkatkan produktivitas tanaman pare, petani dapat memberikan pupuk anorganik pada tanaman pare yang petani tanam.
Selanjutnya petani dapat memberikan pupuk organik ketika memasuki umur 21 hari setelah tanam.
Pare Siap Panen
Ketika tanaman pare memasuki usia ke 60 hari setelah tanam buah pare siap petani panen. Cara panen yang baik adalah dengan cara memotong tangkai buah pare dengan gunting atau pisau.
Baca Juga : Cara Menanam Terong Prince EPA Menguntungkan Petani
Tips Mengolah Sayur Pare

Pare memiliki rasa yang khas yaitu rasa pahit yang membuat kurang masyarakat sukai. Padahal dalam pare memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.
Akhir-akhir ini sudah banyak yang bisa mengolah pare dengan tepat hingga bisa menghilangkan rasa pahit pada pare. Dengan begitu pare dapat anda olah menjadi berbagai menu masakan yang lezat dan menggugah selera.
Banyak cara yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan rasa pahit pada pare seperti
Membersihkan pare dari kulit luar dan membuang biji serta bagian dalamnya dan potong tipis-tipis. Selanjutnya anda bisa melakukan cara berikut :
Rendam Dalam Air Garam
Air garam membantu memasak pare agar tidak pahit karena garam akan mengeluarkan sari pahit dari pare. Anda harus menggunakan banyak garam agar air yang terdapat dalam pare bisa keluar dengan sempurna.
Rebus Dengan Daun Jambu biji
ini bisa anda lakukan dengan cara merebus pare dengan beberapa daun jambu biji hingga mendidih. Kemudian cuci pare dengan air bersih sebelum anda olah.
Rebus Dengan Campuran, Gula, Garam, Dan Cuka
Metode ini dapat anda lakukan dengan merebus irisan pare dengan tambahan secangkir cuka putih, dua sendok makan gula, dan dua sendok makan garam. Rebus hingga mendidih dan tiriskan . Selanjutnya bisa anda cuci dan siap masak.
Rendam Dalam Air Asam
Dalam melakukan metode ini, anda hanya tinggal merendam pare kedalam air asam jawa selama 30 menit. Kemudian anda bersihkan hingga bersih dan siap masak .
Akan tetapi metode ini akan menjadikan tekster pare menjadi layu dan tidak renyah lagi.
Baca Juga : Budidaya Buncis Usaha Menguntungkan Idola Petani

Leave A Comment