Budidaya Tanaman Bawang Merah Bisa Menguntungkan Petani

masa panen bawang merah, umur panen bawang merah, berapa lama bawang merah panen, waktu panen bawang merah, Belanja Tani

Jual Bibit Tanaman Bawang Merah Kualitas Unggul Harga Terjangkau | Belanja Tani

Bawang merah atau Allium Cepa adalah jenis tanaman umbi – umbian, yang bermanfaat menjadi bahan dasar makanan untuk melezatkan makanan.

Fisik bawang merah adalah mirip umbi, yang bisa kita konsumsi langsung, untuk menjadi bahan dasar masakan, bahan baku obat dan yang lain.

Umbi bawang merah memiliki kulit yang berfungsi menjadi zat pewarna organik serta daunnya berfungsi menjadi sayur tambahan.

Dalam bawang merah, terkenal memiliki kandungan beberapa gizi serta nutrisi, seperti fosfor, karbohidrat, lemak, energi, vitamin, protein serta yang lain.

Untuk itu, banyak masyarakat sangat menyukai bawang merah, sebab memiliki manfaat untuk menjadi bahan dasar makanan dan menjaga kesehatan.

Oleh sebab itu, dengan melaksanakan budidaya tanaman bawang merah, dapat menguntungkan petani, karena banyak masyarakat sangat menyukainya.

Ketika melakukan budidaya tanaman bawang merah, petani harus menjalankan praktek budidaya yang tepat, supaya tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

Beberapa teknik budidaya bawang merah yang harus petani lakukan adalah, menjalankan teknik menanam yang benar, merawat tanaman secara tepat.

Tidak hanya itu, petani juga perlu untuk mengawasi umur bawang merah siap panen, agar memperoleh hasil panen yang lebih tinggi.

Dengan petani mengawasi umur bawang merah siap panen yang tepat, akan mengetahui kapan waktu yang sesuai, dalam memanen bawang merah.

Umur bawang merah siap panen umumnya bisa menyesuaikan dengan varietas bibit yang petani gunakan, merawat secara benar dan yang lain.

Sehingga, waktu budidaya bawang merah, selain melaksanakan teknik budidaya dengan sesuai, petani juga harus memperhatikan umur bawang merah siap panen.

Baca Juga : Jual Harga Benih Bawang Merah Sanren F1 Yang Terjangkau

Cara Menanam Bawang Merah Secara Benar Pada Lahan Budidaya

Dalam melakukan budidaya tanaman bawang merah pada lahan tanam, petani harus selalu menjalankan cara menanam bawang merah dengan benar.

Ini dapat berguna, agar fase pertumbuhan tanaman bawang merah dapat berjalan dengan lebih maksimal serta dapat menghasilkan panen berproduksi tinggi.

Oleh karena itu, ketika budidaya tanaman bawang merah, petani harus menjalankan cara menanam yang benar, supaya tanaman tumbuh lebih maksimal.

Pada bawah ini merupakan beberapa cara menanam bawang merah secara benar pada lahan tanam, agar pertumbuhannya optimal dan memproduksi panen melimpah.

Menentukan Bibit

Pakai bibit bawang merah yang kualitasnya terbaik, tampak sehat serta mempunyai sertifikat, untuk memastikan pertumbuhan tanaman dapat berjalan maksimal.

Bibit bawang merah yang mempunyai kualitas unggul dan bersertifikat bisa petani dapatkan pada berbagai toko pertanian populer.

Memilih Lokasi Lahan Budidaya

Pilihlah lahan budidaya yang mendapatkan cahaya matahari secara cukup, misalnya terpapar oleh sinar matahari secara langsung, minimal 6 jam dalam sehari.

Tanah pada lahan pertanian untuk budidaya tanaman bawang merah juga harus memiliki sistem drainase yang baik, supaya tidak mudah tergenang oleh air.

Ini karena tanaman bawang merah mudah terinfeksi oleh penyakit berbahaya, yang terjadi karena adanya air yang menggenang pada lahan budidaya.

Mempersiapkan Lahan Tanam

Proses menyiapkan lahan tanam yang pertama adalah, petani perlu membersihkan lahan dari tumbuhnya gulma liar serta sisa tanaman budidaya sebelumnya.

Berikutnya, petani dapat membajak atau menggemburkan tanah, agar tanah pada lahan untuk budidaya bawang merah menjadi lebih aerasi.

Jika tanah terlalu asam, petani dapat melakukan pengapuran untuk menurunkan keasaman. Tingkat pH tanah yang ideal untuk tanaman bawang merah adalah sekitar 6 – 7.

Sementara apabila tanah kekurangan unsur hara, berikan pupuk dasar yang mempunyai kandungan fosfor dan kalium, seperti TSP atau SP-36.

Kemudian, petani dapat membuat bedengan dengan lebar 1 meter, tingginya 20 cm dengan panjang sesuai kebutuhan budidaya. Untuk jarak antar bedengan adalah sekitar 30 cm.

Menyemai Bibit

Sebelum menyemai bibit tanaman bawang merah, petani harus merendamnya terlebih dahulu ke dalam air hangat, dengan jangka waktu sekitar 2 – 3 jam.

Kemudian, petani dapat meniriskan serta mengeringkan bibit tanaman bawang merah pada tempat teduh selama beberapa jam, sebelum petani menyemainya.

Persiapkan tray semai yang sudah berisi media campuran antara tanah, sekam bakar, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1.

Selanjutnya, pada tray semai petani dapat membuat lubang kecil berukuran 0.5 cm, kemudian masukkan 1 – 2 bibit dalam setiap lubangnya.

Tutup tipis tray semai yang sudah petani isi bibit bawang merah, dengan menggunakan media semai dan semprot air dengan secukupnya.

Letakkan tray semai pada tempat yang tidak mendapat cahaya matahari secara langsung selama 3 – 5 hari, sampai bibit berkecambah.

Setelah bibit bawang merah mulai berkecambah, pindahkan ke area yang lebih terang, supaya pertumbuhannya menjadi lebih kuat.

Bibit bawang merah umumnya akan siap pindah pada lahan budidaya, setelah 35 – 45 hari, dan ketika sudah memiliki 3 – 4 helai daun.

Menanam Bibit

Sebelum menanam, buat lubang pada atas bedengan, dengan jarak tanam sekitar 10 – 15 cm antar tanaman serta 20 cm antar barisan.

Pindahkan bibit bawang merah dari tray semai secara perlahan, supaya akar tanaman tidak mengalami kerusakan.

Tanamkan bibit bawang merah ke lubang tanam, dengan kedalaman 1 – 2 cm. Kemudian, segera siram secukupnya, untuk membantu bibit beradaptasi.

Baca Juga : Jual Bibit Bawang Merah Lokananta Cocok Untuk Dataran Rendah