Dosis Pupuk MKP Untuk Beberapa Tanaman Supaya Tumbuh Lancar
Buka Daftar Isi :
Banyak masyarakat yang mengetahui, manfaat pupuk MKP Pak Tani lumayan beragam, sehingga bisa petani pakai untuk tanaman supaya tumbuh sehat.
Namun, saat akan menggunakan pupuk MKP, dosis serta cara pemakaiannya harus petani perhatikan, supaya tidak berefek buruk untuk tanaman budidaya.
Dengan memakai pupuk MKP mengikuti petunjuk yang tepat, tanaman budidaya akan tumbuh lebih lancar dan optimal, sehingga mampu memproduksi panen melimpah.
Berikut merupakan beraneka petunjuk dosis pupuk MKP untuk beberapa tanaman budidaya, agar mampu untuk tumbuh dengan sehat dan maksimal.
Tanaman Semangka
Semangka atau Citrullus Lanatus merupakan suatu tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae.
Tanaman ini terkenal sebab dapat menghasilkan buah yang berukuran besar, berdaging merah atau merah muda, dan berisi banyak air.
Selain menerapkan teknik budidaya yang tepat, petani juga perlu mengaplikasikan pupuk, dengan menggunakan pupuk MKP.
Pemberian pupuk MKP pada tanaman semangka dapat petani lakukan dengan cara kocor atau menyemprotkan secara langsung.
Untuk aplikasi kocor, dosis pupuk MKP untuk tanaman semangka adalah sekitar 5 – 10 gram, dalam campuran satu liter air.
Cara penggunaannya adalah, pupuk harus petani larutkan pada air terlebih dahulu, kemudian tinggal petani kocorkan pada tanaman semangka.
Sementara itu, untuk aplikasi semprot, dosis pupuk MKP pada tanaman semangka adalah sekitar 3 – 5 gram, untuk campuran satu liter air.
Teknik pengaplikasiannya adalah, petani terlebih dahulu melarutkan sekitar 2 – 4 sendok makan, untuk satu tangki semprot.
Lalu tinggal petani semprotkan pada tanaman budidaya semangka secara merata, agar pertumbuhannya maksimal.
Pemberian pupuk MKP pada tanaman semangka ketika pembentukan bunga, atau saat usianya mencapai 21 hari setelah tanam.
Dengan interval waktunya adalah setiap satu minggu, dan bisa petani lakukan sekitar 3 hingga 5 kali.
Tanaman Kentang
Kentang merupakan suatu tanaman yang bisa tumbuh semusim, dan termasuk dalam golongan tanaman umbi – umbian.
Tanaman kentang dapat petani budidayakan pada daerah dataran tinggi, atau pada daerah dengan ketinggian lebih dari 1000 mdpl.
Ketika proses budidaya, petani harus mengaplikasikan pupuk ke tanaman dengan sesuai, selain menerapkan teknik budidaya yang benar.
Untuk pemberian pupuk pada tanaman kentang, para petani bisa memanfaatkan pupuk MKP, yang memiliki banyak sekali manfaat.
Pemupukan tanaman kentang dengan menggunakan pupuk MKP dapat petani lakukan dengan dua cara, yakni kocor dan siram.
Dosis dari pemupukan tanaman kentang menggunakan pupuk MKP dengan cara kocor adalah sekitar 5 – 10 gram untuk campuran satu liter air.
Caranya adalah, petani perlu melarutkan pupuk MKP pada dalam air, kemudian petani kocorkan langsung pada tanaman.
Sementara itu, untuk dosis pupuk MKP pada tanaman kentang dengan cara semprot adalah sekitar 3 – 5 gram per liter air.
Teknik pengaplikasian yang tepat adalah, petani perlu melarutkan ke dalam air terlebih dahulu, kemudian tinggal petani semprot ke tanaman kentang.
Pengaplikasian pupuk MKP pada tanaman kentang dapat petani lakukan saat fase pembentukan umbi.
Atau bisa juga ketika usia tanaman sudah mencapai sekitar 35 hari setelah petani melakukan penanaman pada lahan pertanian.
Dalam satu kali budidaya, petani dapat mengaplikasikan pupuk MKP sekitar 3 kali, dengan interval waktu satu minggu.
Tanaman Terong
Tanaman terong mampu tumbuh dengan baik pada daerah yang iklimnya tropis, serta curah hujannya sekitar 85 – 200 mm setiap bulannya.
Pada proses budidaya tanaman terong, petani perlu memastikan lahan tanam pertanian terlihat gembur dan mengandung unsur hara cukup tinggi.
Jenis tanah yang cocok untuk proses budidaya tanaman terong adalah andosol, regosol dan latosol.
Supaya tanaman terong bisa tumbuh dengan lebih maksimal, petani perlu menjalankan pemupukan tanaman, dengan memanfaatkan pupuk MKP.
Pada proses memberikan pupuk MKP pada tanaman, petani dapat melakukannya dengan berbagai cara, yakni dengan cara kocor atau semprot.
Dosis pupuk MKP pada tanaman terong dengan sistem pemupukan kocor adalah sekitar 5 – 10 gram, untuk campuran satu liter air.
Teknik penggunaannya adalah, petani perlu melarutkan pada air terlebih dahulu, kemudian tinggal petani kocor pada tanaman terong.
Sedangkan dosis pupuk MKP pada tanaman terong dengan pemupukan sistem semprot adalah sekitar 3 – 5 gram per liter air.
Sama seperti dengan sistem kocor, pemupukan pada tanaman terong dengan cara semprot adalah petani larutkan pada air terlebih dahulu.
Kemudian tinggal petani semprotkan campuran air dan pupuk MKP tersebut, pada tanaman terong.
Aplikasi pupuk MKP pada tanaman terong bisa petani lakukan ketika pembentukan bunga atau ketika usia tanamannya sekitar 42 hari setelah tanam.
Interval waktu pengaplikasian pupuk MKP adalah satu minggu, yang dapat petani lakukan sekitar 7 hingga 9 kali aplikasi.
Tanaman Apel
Tanaman apel atau Malus Domestica merupakan tanaman buah yang berasal dari keluarga Rosaceae yang terkenal karena buahnya lezat.
Pohon apel membutuhkan iklim yang cenderung dingin, serta memerlukan sinar matahari yang cukup serta tanah dengan sistem drainase yang baik.
Dalam budidaya tanaman apel, petani bisa mengaplikasikan pupuk MKP, supaya pertumbuhannya berjalan dengan lebih sehat.
Pemberian pupuk MKP Pak Tani pada tanaman apel dapat petani lakukan ketika proses pembungaan hingga pengisian buah.
Aplikasinya dapat petani lakukan sampai 3 kali, dengan interval waktu pengaplikasiannya adalah setiap satu minggu.
Pemupukan pada tanaman apel adalah dengan cara kocor atau semprot, supaya pertumbuhannya berjalan dengan lancar.
Dosis pupuk MKP pada tanaman apel dengan sistem kocor adalah sekitar 5 – 10 gram, untuk campuran satu liter air.
Caranya adalah, petani melarutkan pupuk MKP pada dalam air, kemudian tinggal petani kocorkan langsung ke tanaman apel.
Sedangkan untuk dosis pupuk MKP pada tanaman apel dengan sistem semprot yaitu sekitar 3 – 5 gram, untuk campuran satu liter air.
Teknik pengaplikasiannya adalah, petani perlu melarutkan pada dalam air, kemudian tinggal petani semprotkan langsung ke tanaman apel.
Baca Juga : Jual Pupuk Sinar Bio Produk PT Petrokimia Kayaku Harga Murah


Leave A Comment