Pengendalian gulma secara kimiawi.
Buka Daftar Isi :
Pengendalian gulma secara kimiawi memanfaatkan herbisida, sehingga lebih praktis, cepat dan mudah bagi petani. Penggunaan herbisida tidak bisa dilakukan secara terus menerus,karena dapat menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian.
Pengertian Herbisida
Herbisida adalah cairan kimia yang mengandung zat-zat ubtuk memberantas, membunuh, menghambat pertumbuhan dari gulma yang sering kali mencuri nutrisi dari budidaya tanaman pertanian. Berikut ini adalah jeni-jenis herbisida yang digunakan pada budidaya tanaman padi :
Herbisida Pratumbuh
Herbisida jenis ini digunakan ketika petani selesai mengolah lahan pertanian, sehingga dapat mencegah pertumbuhan gulma. Cara kerja herbisida jenis ini biasanya langsung menyerang biji-biji rumput agar tidak tumbuh dan mengganggu tanaman budidaya padi.
Beberapa contoh dari herbisida pratumbuh yaitu diuron, oksadiazon, oksifluorfen, ametrin, butaklor, dan metil metsulfuron.
Herbisida Pascatumbuh
Herbisida jenis ini digunakan ketika gulma sudah mulai tumbuh pada sekitar tanaman budidaya padi.Penggunaan herbisida jenis ini akan lebih efektif jika menggunakannya ketika gulma sudah tumbuh tetapi belum berbunga.
Beberapa contoh dari herbisida pascatumbuh yaitu glisofat, paraquat, glufusinat, dan propanil.
Herbisida Kontak
Herbisida kontak adalah jenis herbisida yang menyerang langsung jaringan dari gulma. Gulma yang terkena herbisida ini akan berkurang jumlahnya, terutama gulma yang masih hijau dan belum memiliki sistem akar yang luas.
Contoh dari herbisida kontak yaitu oksifluorfen, oksadiazon, dan propanil.
Herbisida Sistemik
Herbisida jenis ini bekerja menyeluruh dengan memperlambat pertumbuhan jaringan dari gulma mulai dari daun sampai ke akar. Efek dari penggunaan dari herbisida ini membutuhkan waktu 1-2 hari untuk membunuh gulma karena herbisida ini meresap ke jaringan-jaringan gulma.
Contoh dari herbisida sistemik yaitu glisofat, ester, ametrin, atrazin, metribuzin, diuron.
Baca Juga : Herbisida Gramoxone Pestisida Kontak produk Syngenta
Herbisida Clipper 25 OD
Herbisida Clipper 25 OD merupakan salah satu produk pestisida yang berkualitas bagus dari PT. DOW Indonesia. Pestisida menjadi komoditas utama bagi PT. DOW Indonesia saat ini.
Pestisida menjadi penjualan terbesar bagi PT. DOW Indonesia saat ini dan menjanjikan keuntungan yang banyak. Tanaman gulma menjadi sasaran utama bagi PT. DOW Indonesia untuk memasarkan produk pestisidanya.
Produk Herbisida Clipper DOW ini termasuk jenis pestisida sistemik terbaik dan pembuatannya menggunakan teknologi terbaru oleh PT. DOW Indonesia. Herbisida Clipper sudah terkenal bagi para petani budidaya tanaman padi sebagai merk unggulan dengan harga yang terjangkau.
Pengendalian tanaman gulma yang sering menggangu petani budidaya tanaman padi dapat menggunakan Herbisida Clipper 25 OD ini dengan mudah. Karena Herbisida Clipper 25 OD ini merupakan racun rumput yang sangat kuat.
Herbisida Clipper 25 OD selalu menjadi pilihan petani untuk memberantas gulma dan rumput liar pada budidaya tanaman padi. Bahan Aktif penoksulam (Fenoxulam) 25g/l yang terkandung pada Clipper 25 OD berfungsi sebagai mengendalikan pertumbuhan gulma dan rumput liar.
Tanaman padi bisa tumbuh dengan sehat bebas dari gangguan dari gulma dan rumput liar, sehingga hasil panen bisa memuaskan petani. Penggunaan dari Herbisida Clipper 25 OD sudah terbukti ampuh dan menjadi pilihan dari petani budidaya tanaman padi.
Untuk mendapatkan Herbisida Clipper dengan harga yang murah petani dapat membelinya pada Toko Pertanian Online Belanja Tani yang siap dikirim dimanapun seluruh wilayah Indonesia.
Keunggulan produk Herbisida Clipper 25 OD yaitu :
- Tidak menyebabkan efek samping,sehingga menghemat biaya perawatan.
- Dosis pemakaian rendah,sehingga obat lebih hemat dan tahan lama.
- Bisa dicampur dengan produk herbisida lain.
- Baca petunjuk pemakaian Herbisida Clipper 25 OD agar tidak berlebihan dan bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Leave A Comment