Proses Perawatan Tanaman Terong Yuvita Yang Tepat Untuk Menghasilkan Panen Tinggi
Buka Daftar Isi :
Selain melakukan penanaman yang tepat petani juga harus memperhatikan proses perawatan tanaman terong yang tepat agar menghasilkan panen tinggi.
Berikut ini adalah beberapa cara dari perawatan tanaman terong yang tepat agar dapat menghasilkan panen tinggi.
Penyiraman Tanaman
Pada saat musim kemarau sebaiknya petani harus tetap memastikan tanah pada lahan tanam terong tetap terjaga kelembabanya serta tidak kering.
Tetapi pada saat musim penghujan petani dapat menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam, dan petani tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu banyak.
Pemasangan Ajir
Tanaman terong merupakan jenis tanaman yang tumbuh dengan cara merambat, sehingga membutuhkan ajir agar dapat menunjang pertumbuhannya.
Pemasangan ajir dapat petani lakukan pada saat tanaman terong berusia sekitar 30 hari setelah petani melakukan penanaman.
Untuk panjang dari ajir, sebaiknya petani sesuaikan dengan tinggi dari tanaman terong.
Memberantas Gulma
Jika terlihat gulma tumbuh pada sekitar lahan tanam petani harus segera melakukan pemberantasan terhadap gulma tersebut.
Gulma sendiri dapat mencuri unsur hara yang tanaman terong butuhkan, serta dapat menjadi sarang dari beberapa hama dan penyakit.
Untuk memberantas gulma petani dapat menggunakan cara manual, yaitu dengan cara mencabutnya secara langsung jika gulma tumbuh belum terlalu banyak.
Namun jika gulma sudah tumbuh terlalu banyak petani dapat menggunakan Herbisida Agil yang sebaiknya petani sesuaikan dosisnya.
Melakukan Pemupukan Susulan
Petani dapat melakukan pemupukan susulan pada saat tanaman terong berusia sekitar 7-28 hari setelah tanaman terong masuk pada masa pertumbuhan.
Untuk pupuk yang dapat petani gunakan adalah pupuk dengan jenis organik agar tanaman terong dapat tumbuh dengan baik.
Dosis dari penggunaan pupuk organik tersebut petani membutuhkan sekitar 8 liter untuk 1 hektar lahan tanam.
Setelah tanaman terong berusia lebih dari 30 hari sebaiknya petani tetap memberikan pupuk susulan untuk tetap menjaga kesuburan tanah.
Petani dapat menaburkan pupuk secara langsung pada tanaman terong dengan dosis sekitar 100 kg untuk 1 hektar lahan tanam.
Proses Pemanenan Tanaman
Tanaman terong yang sudah berusia sekitar 60 sampai 70 hari setelah tanam maka petani sudah bisa melakukan pemanenan tanaman.
Atau petani dapat memencet buah terong, jika sudah tidak terlalu keras maka tanaman terong sudah siap panen.
Setelah melakukan pemanenan sebaiknya petani segera memasarkannya karena buah terong tidak tahan jika petani simpan dalam waktu yang terlalu lama.
Dalam mengemas tanaman terong sebaiknya petani melakukannya secara hati – hati agar kulit buah terong tidak rusak.
Bibit Terong Yuvita F1 Menjadi Andalan Petani Dalam Kegiatan Budidaya
Dalam melaksanakan kegiatan budidaya tanaman terong petani berusaha untuk mendapatkan hasil panen yang berproduksi tinggi.
Untuk menghasilkan panen yang berproduksi tinggi, biasanya petani melakukan proses penanaman dan perawatan yang tepat pada tanaman terong.
Selain menanam dan merawat tanaman terong dengan tepat dan sesuai, petani juga harus menggunakan bibit terong dengan kualitas unggulan.
Seperti bibit terong Yuvita F1 yang memiliki kualitas unggulan dan tahan serangan virus gemini, sehingga dapat menghasilkan panen berproduktivitas tinggi.
Bibit terong Yuvita F1 dapat petani tanam pada daerah dataran rendah sampai menengah atau pada ketinggian kurang dari 700 mdpl.
Untuk mendapatkan bibit ini, petani dapat membeli pada Toko Pertanian Belanja Tani pada kemasan 5 gr, dengan harga yang terjangkau.
Selain bibit terong, Toko Pertanian Belanja Tani juga tersedia beberapa bibit tanaman yang lain dan tersedia juga produk pertanian.
Produk pertanian itu sudah terbagi sesuai jenisnya dan terdapat beberapa kelompok kategori yang terdapat pada website Toko Pertanian Belanja Tani.
Contoh dari kelompok kategori produk pertanian yang terdapat pada website adalah Bibit Tanaman, ZPT serta Alat Pertanian.
Jika pada saat melakukan kegiatan budidaya petani menemukan masalah pada tanaman dapat bertanya langsung pada Toko Pertanian Belanja Tani.
Untuk bertanya, petani hanya perlu menghubungi nomor Whatsapp yang sudah terdapat pada website Toko Pertanian Belanja Tani.
Sekian penjelasan kami tentang artikel dengan judul Jual Bibit Terong Yuvita F1 Tahan Virus Gemini Dan Penyakit Layu.
Semoga adanya artikel ini dapat memudahkan petani pada saat melakukan budidaya terong menggunakan bibit terong Yuvita F1.
Terima Kasih.

Leave A Comment