Cara Menanam Terong Yang Baik Agar Dapat Tumbuh Dengan Sehat
Buka Daftar Isi :

Agar tanaman terong dapat tumbuh dengan sehat dan optimal petani harus melakukan penanaman tanaman yang baik.
Sehingga dengan melakukan tanaman terong yang tumbuh dengan sehat dan optimal maka terong akan menghasilkan panen tinggi.
Berikut ini adalah beberapa cara dari penanaman tanaman terong yang baik supaya tanaman terong tumbuh dengan sehat dan optimal.
Pemilihan Bibit
Selain melakukan penanaman yang tepat untuk menghasilkan panen tinggi, petani juga dapat memilih bibit yang berkualitas terbaik.
Salah satu contoh bibit yang dapat petani pakai adalah bibit terong Yuvita F1 yang berkualitas terbaik serta tahan virus gemini.
Dengan menggunakan bibit terong Yuvita F1 tanaman dapat menghasilkan panen sekitar 70 sampai 80 ton untuk 1 hektar lahan.
Dalam proses budidayanya tanaman terong tidak membutuhkan waktu yang cukup lama dalam melakukan proses pemanenan.
Berapa umur terong siap panen?. Dengan menggunakan bibit terong Yuvita F1 petani dapat melakukan pemanenan saat tanaman berusia 60 sampai 70 hari setelah tanam.
Sehingga bibit terong Yuvita dapat menjadi pilihan petani untuk melaksanakan kegiatan budidaya tanaman terong.
Menyemai Bibit Terong Yuvita F1
Tujuan dari menyemai bibit terong Yuvita F1 adalah agar tanaman terong dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan panen tinggi.
Sebelum menyemai, sebaiknya petani merendam bibit terong Yuvita F1 pada pupuk organik selama kurang lebih sekitar 2 jam.
Perendaman tersebut bertujuan untuk memecah masa dormansi atau keadaan tidur dari bibit terong Yuvita F1 sehingga lebih cepat tumbuh.
Sambil menunggu perendaman petani dapat menyiapkan media semai yang berupa tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
Kemudian petani dapat mencampur media semai hingga tercampur rata dan dapat petani masukkan pada polybag.
Setelah 2 jam sebaiknya petani mengeringkan bibit terong Yuvita F1 terlebih dahulu sebelum memindahkan pada polybag.
Petani dapat memindahkan bibit terong Yuvita F1 setelah berusia sekitar 4-5 minggu atau saat sudah tumbuh sekitar 4-6 daun.
Pengolahan Lahan Tanam
Sebelum melakukan proses penanaman tanaman terong petani harus mengolah lahan tanam terlebih dahulu agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Langkah awal dalam melakukan pengolahan lahan tanam adalah petani membersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh pada lingkungan sekitar lahan.
Setelah lahan tanam sudah bersih dari gulma atau rumput liar petani dapat menggemburkan tanah dengan cara mencangkul atau membajaknya.
Kemudian setelah tanah pada lahan tanam sudah gembur petani dapat membuat bedengan dengan lebar sekitar 120 sampai 150 cm.
Selanjutnya petani dapat membuat parit pada setiap bedengan dengan lebar 30 sampai 50 cm, dengan kedalaman 20 sampai 30 cm.
Setelah itu petani dapat memeriksa pH tanah, jika pH kurang dari 5.5 petani dapat menaburkan kapur dolomit pada lahan tanam.
Pemberian Pupuk Pada Lahan Tanam
Tahap selanjutnya adalah petani dapat menaburkan pupuk pada lahan tanam yang akan petani gunakan untuk budidaya tanaman terong.
Untuk pupuk yang dapat petani gunakan adalah dengan jenis pupuk kandang, supaya tanaman terong dapat tumbuh dengan sehat dan optimal.
Pemasangan Mulsa Plastik
Setelah memberikan pupuk kandang pada bedengan lahan tanam, petani dapat memasang mulsa plastik, satu minggu sebelum melakukan penanaman.
Pemberian mulsa plastik ini bertujuan supaya tanaman terong dapat terhindar dari serangan hama dan penyakit.
Penanaman Tanaman
Saat tanaman terong sudah berusia 4-5 minggu atau sudah tumbuh 4 helai daun maka siap untuk pindah pada lahan tanam.
Sebelum memindah sebaiknya petani membuat jarak dalam barisan sekitar 60-70 cm dengan jarak antar barisan 80-90 cm.
Sehingga pada setiap satu bedengan lahan tanam maka akan terdapat dua baris tanaman terong Yuvita F1.
Kemudian petani dapat memindahkan bibit terong Yuvita F1 pada lahan tanam dengan perlahan supaya tidak merusak akar tanaman.
Setelah itu petani dapat menutup tanah hingga akar tanaman terong tidak tampak pada permukaan lahan tanam.
Baca Juga : Cara Menanam Terong Prince EPA Menguntungkan Petani

Leave A Comment