Cara Menanam Selada Merah Yang Tepat Untuk Menghasilkan Panen Tinggi
Buka Daftar Isi :

Selada merah merupakan jenis tanaman selada yang berwarna merah agak keunguan pada bagian atas daunnya.
Sedangkan pada bagian bawah sampai pangkal pada daun selada jenis ini biasanya masih berwarna hijau muda.
Selada merah memiliki keunggulan gizi dan nutrisi apabila kita bandingkan dengan varietas selada lainnya.
Untuk mendapatkan manfaat gizi dan nutrisi tersebut, maka petani harus melakukan penanaman bibit selada merah yang tepat.
Berikut ini adalah cara penanaman tanaman selada merah yang tepat untuk menghasilkan panen yang sehat dan maksimal.
-
Persiapan Bibit
Sebelum melakukan penanaman selada merah, petani harus melakukan pemilihan bibit selada merah yang berkualitas terbaik.
Salah satu contohnya adalah Bibit Selada Merah Red Rapid yang sudah terbukti memiliki kualitas terbaik serta menghasilkan panen produksi tinggi.
Setelah memilih bibit, langkah selanjutnya adalah petani merendam bibit selada merah Red Rapid pada air dengan larutan bawang merah.
Perendaman bibit selada merah ini bertujuan untuk membantu proses perkecambahan dari selada merah lebih cepat.
Penggunaan larutan air dan bawang merah dapat berguna untuk menjadi ZPT atau Zat Pengatur Tumbuh.
-
Persemaian Benih
Setelah melakukan perendaman bibit selada merah, tahap selanjutnya adalah petani melakukan persemaian bibit Red Rapid.
Persemaian ini bertujuan untuk menambah kualitas bibit selada merah menjadi lebih baik serta dapat tumbuh dengan sehat dan maksimal.
Sehingga pada saat petani memindahkan pada lahan tanam bibit selada merah tidak stres dan pertumbuhannya menjadi lebih kompak.
Untuk media semai yang dapat petani gunakan adalah tanah dengan pupuk kompos menggunakan perbandingan 2:1.
Petani dapat mencampurkan tanah dan pupuk kompos tersebut, lalu mengaduknya sampai tercampur rata.
Setelah tercampur rata, petani dapat memasukkan media semai ke dalam polybag atau dapat juga menggunakan tray semai.
Selanjutnya jika petani sudah memasukkan media semai pada polybag, petani dapat memasukkan bibit selada merah pada polybag.
Kemudian tutup bibit selada merah tersebut menggunakan meda semai yang tadi, sampai bibit tertutup rapat.
Petani dapat menyiram persemaian tersebut menggunakan sprayer sampai media semai lembab serta merata.
Lalu pindahkan tempat persemaian bibit selada merah pada tempat yang teduh serta tidak terkena cahaya matahari langsung.
Untuk mempercepat perkecambahan tanaman, petani dapat menutup tempat persemaian dengan menggunakan plastik gelap.
Bibit selada merah yang sudah petani semai dapat petani pindah tanam saat berumur sekitar 14 hari setelah petani melakukan persemaian.
Selain itu petani juga dapat memperhatikan apabila bibit selada merah sudah tumbuh 3 helai daun, maka sudah siap pindah tanam.
-
Penanaman Tanaman
Sambil menunggu bibit selada merah dapat petani pindah, petani menyiapkan tempat media tanam berupa pot yang memiliki lubang pada bawahnya.
Lubang kecil pada bagian bawah tersebut berfungsi agar air siraman nantinya tidak menggenang pada media tanam.
Petani dapat menyiapkan media tanamnya yang berupa campuran antara tanah dengan pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 1:1.
Setelah sudah siap petani dapat mencampurkan media tanam sampai merata dan dapat petani masukkan ke dalam pot.
Apabila bibit selada merah siap pindah tanam, petani dapat menanam pada pot yang berisi 1 sampai 2 bibit tiap pot.
Setelah pemindahan bibit selada merah, selanjutnya petani menyiram media tanam tersebut sampai basah dan lembab.
Untuk menjaga tanaman selada merah tidak mudah layu, sebaiknya petani melakukan penanaman selada merah pada saat sore hari.
Perawatan Tanaman Selada Yang Tepat
Apabila proses penanaman tanaman selada merah sudah selesai petani lakukan, tahap berikutnya adalah petani melakukan perawatan tanaman.
Perawatan selada merah ini bertujuan agar tanaman dapat tumbuh dengan maksimal serta menghasilkan panen dengan kualitas terbaik.
Untuk perawatan tanaman ada beberapa macam, berikut ini adalah perawatan untuk tanaman selada merah.
-
Penyiraman Tanaman
Dalam melakukan penyiraman tanaman petani dapat melihat kondisi dari media tanam tempat bibit selada merah.
Pada tahap pertumbuhan awal dari tanaman, sebaiknya petani menyiram tanaman selada merah secara rutin.
Untuk waktu yang tepat dalam menyiram selada merah, dapat petani lakukan pada saat pagi dan sore hari.
Penyiraman ini bertujuan agar tanaman selada merah dapat tumbuh dengan sehat serta menghasilkan panen yang berkualitas terbaik.
-
Pemberantasan Gulma
Walaupun selada merah petani tanam pada pot, biasanya gulma ataupun rumput liar tetap dapat tumbuh dan berkembang.
Jika sudah terlihat tumbuhnya rumput liar pada pot tempat media tanam, sebaiknya petani segera memberantasnya atau mencabutnya.
Rumput liar dapat menghambat pertumbuhan tanaman selada merah karena mengambil unsur hara serta nutrisi yang tanaman butuhkan.
Selain itu rumput liar tersebut dapat juga menjadi sarang dari hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman selada merah.
-
Pemupukan Tanaman
Pemberian pupuk pada tanaman selada merah ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dari tanaman.
Untuk pupuk yang dapat petani gunakan pada tanaman ini adalah pupuk organik padat serta pupuk organik cair.
Pupuk organik cair dapat petani berikan pada selada merah setiap 10 hari sekali dengan cara menyiramnya atau menyemprotkannya langsung.
Dosis dari pupuk organik cair adalah sebanyak 3 tutup botol pupuk kemudian petani larutkan pada 14 liter air.
Lalu tinggal petani menyiramnya atau menyemprotkannya pada tanaman selada merah yang petani tempatkan pada pot.
Dengan dosis tersebut, campuran pupuk tersebut dapat petani semprotkan pada 70 tanaman selada merah.
Sedangkan untuk pupuk organik padat, pemakaiannya petani sesuaikan dengan usia dari tanaman selada merah.
Pemakaiannya adalah petani dapat melarutkan pada air dengan dosis 1 sampai 2 sendok makan dan petani campurkan pada liter air.
Campuran tersebut dapat petani gunakan pada 50 tanaman selada merah serta dapat petani semprotkan saat berusia 14 hari setelah tanam.
-
Pemanenan Tanaman
Selada merah yang tumbuh dalam pot, dapat petani panen saat tanaman berusia sekitar 28 sampai 35 hari setelah tanam.
Untuk pemanenan selada merah dapat petani lakukan dengan cara mencabut langsung selada merah dengan akarnya.

Leave A Comment