-
Membantu Mencegah Tubuh Dehidrasi
Buka Daftar Isi :
Kandungan air yang terdapat pada sayuran sawi putih cukup tinggi sehingga dapat menjadi asupan cairan yang tubuh butuhkan.
Pada saat tubuh tidak mengalami dehidrasi dapat membuat tubuh kita tidak mudah lelah serta dapat beraktivitas secara maksimal.
-
Membantu Menjaga Kesehatan Mata
Manfaat dari sayuran sawi putih yang lainnya adalah dapat membantu menjaga kesehatan mata kita.
Sayuran sawi putih memiliki kandungan beta karoten dan Vitamin A yang cukup banyak yang dapat menjaga mata tetap sehat.
Namun selain Vitamin A dan beta karoten, sayuran ini juga memiliki kandungan alfa karoten yang dapat menjaga kesehatan mata.
Untuk itu dengan mengkonsumsi sayuran sawi putih secara rutin maka dapat menjaga kesehatan mata.
-
Membantu Menjaga Ginjal Tetap Sehat
Hampir semua jenis sayuran yang biasa kita konsumsi memiliki kandungan kalium dengan jumlah yang cukup tinggi.
Sementara itu bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung, perlu untuk mengurangi makanan yang tinggi kalium.
Ini terjadi karena kalium berpengaruh cukup besar untuk menjaga keseimbangan cairan yang berada dalam tubuh.
Namun sayuran sawi putih merupakan salah satu sayuran yang mengandung kalium tidak terlalu banyak.
Dalam 100 gram sayuran ini hanya terdapat 95 mg kalium atau sekitar 2% yang tubuh butuhkan setiap hari.
-
Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan
Sawi putih memiliki kandungan air dan serta yang cukup tinggi yang dapat membantu untuk tetap merasa kenyang.
Dengan kandungan tersebut, maka sayuran sawi putih dapat menjadi salah satu konsumsi harian bagi seseorang yang sedang melaksanakan program diet.
Cara Menanam Sawi Menggunakan Bibit Sawi Putih Unggul Itto F1

Pada saat akan melakukan kegiatan budidaya tanaman sawi putih, petani harus memperhatikan beberapa hal supaya sawi putih dapat tumbuh maksimal.
Beberapa hal tersebut, contohnya adalah kondisi iklim pada lahan tanam, curah hujan, kondisi tanah, serta kelembaban udara.
Tanaman sawi putih dapat tumbuh pada lingkungan dengan suhu sekitar 19-23 derajat celcius, dengan kelembaban udara sekitar 80-90 %.
Sawi putih dapat tumbuh dengan curah hujan 1300 mm/tahun serta petani tanam pada dataran tinggi atau lebih dari 700 mdpl.
Namun untuk petani yang tinggal pada dataran menengah atau dengan ketinggian 400-700 mdpl dapat menggunakan Bibit Sawi Putih Itto F1.
Berikut ini adalah cara menanam sawi putih yang tepat dengan menggunakan bibit sawi putih unggul Itto F1.
-
Persemaian Bibit
Dengan menggunakan bibit sawi putih Itto F1 petani membutuhkan sekitar 500 gram untuk 1 hektar lahan tanam.
Untuk tahap persemaian bibit, yang pertama adalah petani menyiapkan media semai yang berupa tanah dan pupuk kandang.
Selanjutnya petani dapat mencampur tanah dengan pupuk kandang hingga tercampur rata dengan perbandingan 3:1.
Setelah media semai tersebut sudah tercampur dengan rata, petani dapat mengayak campuran tadi supaya halus.
Kemudian setelah petan mendapatkan media semai yang sudah halus, dapat petani masukkan ke dalam polybag.
Selanjutnya petani dapat memasukkan bibit sawi putih Itto F1 ke dalam polybag yang sudah terisi media semai tadi.
Lalu setelah petani memindahkan bibit sawi putih Itto F1 ke dalam polybag, petani dapat menyiapkan bedengan.
Bedengan sebagai tempat persemaian ini dapat petani buat dengan menggunakan ukuran sekitar 100 cm dengan tinggi sekitar 15-20 cm.
Petani dapat menambahkan pembatas pada tepi bedengan dengan menggunakan kayu yang berguna supaya binatang peliharaan tidak merusak tanaman.
Apabila bibit sawi putih Itto F1 sudah siap petani pindah tanam, siram terlebih dulu polybag sampai basah.
Petani dapat melakukan pemindahan bibit sawi putih Itto F1 dengan berurutan dan petani tempatkan pada tengah bedengan.
Untuk menjaga media semai tidak rusak, petani dapat menyobek polybag secara hati – hati dan perlahan.
Setelah pemindahan bibit sawi putih Itto F1, petani dapat menutup bedengan tempat persemaian menggunakan plastik.
Petani dapat menutup bedengan dengan kurun waktu sekitar 4 sampai 6 hari hingga bibit sawi putih Itto F1 sampai berkecambah.
-
Perawatan Persemaian
Setelah bibit sawi putih Itto F1 mulai berkecambah, petani dapat membuka penutup dan melakukan penyiraman dengan rutin untuk menjaga kelembaban.
Jika tanaman mendapat serangan penyakit petani dapat melakukan pencegahan dengan menyemprot fungisida dengan dosis yang sesuai.
Setelah bibit sawi putih Itto F1 berusia sekitar 18-22 hari petani dapat memindahkannya pada lahan yang sudah petani siapkan.
-
Pengelolaan Lahan Tanam
Untuk menjaga proses aerasi berjalan baik dan menghilangkan zat beracun dalam tanah, petani dapat melakukan penggemburan tanah dengan cara mencangkulnya.
Selain itu petani dapat memberantas gulma serta tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar lahan tanam.
Gulma dan tanaman pengganggu dapat menghambat pertumbuhan tanaman sawi putih karena dapat mengambil nutrisi yang sawi putih butuhkan.
Apabila pH tanah kurang dari 5, petani memberikan kapur dolomit pada lahan tanam dengan penggunaan sekitar 1 ton per hektar.
-
Pemberian Pupuk Dasar
Tahap selanjutnya dalam proses penanaman tanaman sawi putih adalah pemberian pupuk dasar untuk tanaman.
Untuk pemupukan dasar petani dapat menggunakan beberapa jenis, salah satunya adalah pupuk kompos atau pupuk kandang.
Pemberian pupuk dasar bertujuan untuk menyediakan unsur hara yang tanaman sawi perlukan, memperbaiki struktur tanah, serta menahan air dalam tanah.
-
Penanaman Tanaman Sawi
Saat penanaman sayuran sawi putih, petani membuat lubang tanam dengan ukuran 30X30X30 cm menggunakan jarak tanam 50 X 50 cm.
Waktu yang sesuai untuk proses penanaman adalah pada petani melakukannya pada saat pagi atau sore hari.
Untuk mendapat hasil yang maksimal dan optimal, sebaiknya petani memilih bibit sawi putih yang tumbuh segar dan sehat.
Setelah melakukan penanaman bibit sawi putih, petani dapat menutup lubang tanam dengan rapat kemudian tekan hingga tanaman berdiri tegak.
Kemudian petani dapat menyiram bibit sawi putih Itto F1 hingga tanah pada lahan tanam sampai basah.
Baca Juga : Benih Sawi Berkualitas Hasilkan Tanaman Sayur Sawi Sehat

Leave A Comment