Jenis Gulma Yang Mengganggu Tanaman Perkebunan
Buka Daftar Isi :

Petani seringkali mengabaikan dan menyepelekan kehadiran Gulma yang terdapat pada tanaman perkebunan. Padahal keberadaan gulma dapat mengakibatkan penurunan hasil panen pada tanaman perkebunan.
Ini terjadi karena gulma dapat mengambil air dan unsur hara yang seharusnya menjadi nutrisi bagi tanaman utama. Bahkan bila gulma yang hidup sejenis gulma jahat maka persaingan nutrisi dengan tanaman utama terjadi cukup besar.
Maka tidak jarang sering kita temukan gulma dapat tumbuh lebih baik daripada tanaman utama. Penyebabnya adalah gulma berhasil memperebutkan fase kebutuhan hidup, dapat bertahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem dan lain sebagainya.
Gulma menurut ciri morfologisnya ada 4 yaitu :
Gulma Teki Tekian
Jenis ini mempunyai durabilitas hidup yang kuat terhadap pengelolaan mekanik. Ini terjadi karena jenis ini mempunyai umbi batang yang berada dalam tanah dan mampu bertahan cukup lama.
Jenis ini melakukan fotosintesis C4 yang mengakibatkan efektif dalam mendominasi kawasan perkebunan. Memiliki ciri-ciri lintang batang berwujud segitiga membulat, tidak berongga, tidak mempunyai lidah pada daun dan tumbuhnya agak tersembunyi. Contohnya teki ladang
Gulma Rerumputan
Jenis ini memiliki ukuran yang variatif biasanya ada yang tegak, hidup dalam jangka waktu semusim atau tahunan. Menurut tempat tumbuhnya dapat kita kenal sebagai gulma darat dan gulma air. Contohnya adalah Panicum Repens, Axonopus Compressus dan masih banyak lagi.
Gulma darat adalah jenis yang tumbuh pada daerah daratan yang dapat tumbuh dalam waktu satu tahun bahkan tidak terbatas. Sedangkan untuk penyalurannya dapat melewati biji pada tumbuhan dengan cara vegetatif.
Gulma air adalah jenis yang tumbuh pada daerah perairan. Terbagi menjadi 3 jenis yaitu yang hidup terapung pada permukaan air, yang hidup tenggelam dalam air. Dan yang terakhir yang hidupnya timbul ke permukaan dari dasar air.
Gulma Daun Lebar
Jenis ini dapat tumbuh pada masa akhir dalam budidaya tanaman. Gulma ini bersaingan cahaya dengan tanaman utama. Sehingga tanaman utama akan mendapat cahaya yang sedikit dan mengakibatkan tanaman layu.
Ciri-ciri gulma ini adalah mempunyai daun yang lebar dan tulang daun yang berbentuk jala. Biasanya daun terbentuk pada meristem pucuk dan peka dengan kemikalia. Contohnya adalah ceplukan, dan putri malu.
Gulma Pakis-Pakisan
Gulma jenis ini sebenarnya memiliki manfaat bagi petani salah satunya untuk menutupi permukaan tanah. Pertumbuhan gulma ini tidak terlalu cepat dan tidak menyebabkan banyak kerugian bagi petani.
Justru pada perkebunan sawit kehadiran gulma pakis-pakisan biasanya petani pertahankan. Contoh gulma ini adalah pakis kadal, paku pedang dan pakis kinca.
Gulma menurut pengaruhnya pada tanaman ada 5 yaitu :
Gulma Jenis A
Merupakan jenis yang sangat berbahaya untuk tanaman perkebunan karena memiliki pertumbuhan sangat cepat. Untuk itu petani wajib melakukan tindakan pada jenis ini. Contoh gulma ini adalah Imperata cylindrica, Mimosa sp.
Gulma Jenis B
Gulma yang sangat merugikan terhadap tanaman perkebunan dan dapat mengurangi hasil panen tanaman. Maka dari itu petani wajib melakukan pengendalian bila perlu melakukan pemberantasan pada gulma. Contohnya : Brachiaria mutica, Lantana camara
Gulma Jenis C
Jenis ini dapat merugikan tanaman perkebunan dan membutuhkan tindakan pencegahan. Tetapi tindakan pencegahan tergantung dari biaya pada petani. Contoh jenis ini adalah Cynodon dactylon, Cyperus sp.
Gulma Jenis D
Gulma ini tidak terlalu merugikan bagi tanaman perkebunan. Tetapi tetap membutuhkan tindakan pengendalian untuk meningkatkan hasil panen tanaman. Contoh gulma ini adalah : Digitaria sp, Ageratum conyzoides Cyrtococcum sp.
Gulma Jenis E
Jenis ini biasanya dapat bermanfaat untuk tanaman perkebunan karena dapat berguna untuk pupuk hijau. Untuk itu biasanya petani membiarkan gulma jenis ini tumbuh. Baca juga : Herbisida Untuk Tanaman Tomat Untuk Basmi Rumput Liar
Tetapi bila pertumbuhan gulma ini sudah menutupi jalur tanaman petani perlu melakukan tindakan terhadap jenis ini. Contohnya adalah Pueraria phaseoloides, Centrosema pubescens, Calopogonium mucunoides, Pueraria javanica.

Leave A Comment