Pemakaian air cabai untuk membuat pestisida alami ini bisa petani campurkan dengan sabun cair untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Caranya adalah petani mencampurkan sekitar satu sendok makan dan satu liter air.

Kemudian petani dapat menambahkan sabun cair dengan takaran 4 sampai 6 tetes untuk campuran tadi. Setelah itu kocok hingga campuran merata lalu tinggal petani semprotkan pada tanaman budidaya yang mendapat serangan hama kutu putih.

  • Menggunakan Larutan Bawang Putih

Bawang putih memiliki kandungan aroma yang cukup kuat serta agak menyengat yang dapat mengganggu hama kutu putih. Sehingga dengan menggunakan larutan bawang putih berpeluang untuk mengusir kutu putih yang terdapat pada tanaman budidaya.

Untuk cara pembuatannya adalah petani menyiapkan sekitar 2 umbi atau sekitar 10 siung bawang putih yang masih segar. Kemudian blender bawang putih tersebut serta dapat petani campurkan dengan sedikit air.

Biarkan larutan tersebut dalam kurun waktu satu hari satu malam, kemudian petani saring pada botol bekas. Setelah itu campurkan larutan tadi dengan satu setengah cangkir minyak sayur, 1 sendok teh sabun cair.

Dan juga petani menambahkan sedikit air pada campuran tadi, kemudian aduk hingga campuran merata. Selanjutnya petani tinggal menyemprotkan pada bagian tanaman budidaya seperti batang dan daun secara rata.

  • Menggunakan Pelapis Tanah

Petani dapat menggunakan pelapis tanah reflektif untuk mengatasi serangan hama kutu putih pada tanaman budidaya. Cara ini berfungsi untuk dapat menutupi tanaman budidaya dan biasanya menggunakan bahan lembaran kertas aluminium.

Tetapi cara ini juga membutuhkan pemantauan yang lain yang berkaitan dengan sistem penyiraman pada tanaman budidaya. Serta jangan gunakan cara ini apabila cuaca pada sekitar lahan pertanian terlalu panas.

Selain menggunakan cara-cara tersebut, petani juga dapat menggunakan Insektisida untuk membasmi serangan hama kutu putih. Tetapi apabila menggunakan Insektisida sebaiknya petani memperhatikan dosis yang sesuai untuk jenis tanaman.

Apabila petani tidak memperhatikan dosis yang sesuai dapat menyebabkan tanaman budidaya terganggu pertumbuhannya dan menurunkan kualitas panen.  Sehingga dengan turunya kualitas dari hasil panen petani akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Insektisida Untuk Memberantas Hama Kutu Putih

kutu putih, pupuk hama daun, kutu kebul cabai, kutu kebul bemisia, hama putih

Jual Insektisida Untuk Membasmi Hama Kutu Putih Harga Murah Kualitas Terbaik | Belanja Tani

Umumnya Insektisida terbuat dari bahan kimia aktif yang dapat berdampak buruk pada tanaman budidaya. Namun hal tersebut bisa terjadi apabila petani menggunakan dosis yang tidak sesuai dengan jenis tanaman dan usia dari tanaman budidaya.

Supaya tanaman budidaya aman petani harus menggunakan Insektisida dengan dosis yang sesuai dengan jenis serta umur dari tanaman budidaya. Berikut ini beberapa Insektisida yang dapat memberantas hama kutu putih dan terdapat pada Toko Pertanian Belanja Tani.

  • Insektisida Furadan

Furadan, Harga Furadan, Fungsi Furandan, Insektsida Furadan, Nematisida Furadan, Furadan 3 GR, Insektisida Furadan, Insektisida Furadan Terbaru, Insektisida Furadan 3 GR, Insektisida Furadan Murah, Insektisida Furadan 3 GR Terbaru, Jual Insektisida Terbaik, PT Bina Guna Kimia, FMC, Belanja Tani

Furadan merupakan pestisida berjenis nematisida kontak dan racun lambung berkualitas terbaik produksi dari pabrik terkenal Indonesia PT Bina Guna Kimia. Dan sangat cocok untuk petani pakai pada tanaman tebu, cabe dan lainnya.

Kandungan bahan aktif yang terdapat pada Insektisida ini adalah karbofuran 3% yang sesuai untuk membasmi kutu putih pada tanaman budidaya. Dan sudah menjadi pilihan bagi petani sejak dulu.

Untuk pemakaiannya adalah dapat petani campurkan pada air lalu biarkan selama 5 jam sebelum petani semprotkan pada tanaman budidaya. Atau dapat juga petani taburkan langsung pada lingkungan sekitar tanaman yang mendapat serangan hama kutu putih.

Untuk dosis yang aman biasanya petani menggunakan sekitar 0.75 sampai 1.5 gr untuk 1 tanaman budidaya. Namun untuk petunjuk yang lebih jelas petani dapat membaca aturan pakai yang terdapat pada Insektisida Furadan.

  • Insektisida Pegasus

Pegasus, Pegasus 500 SC, Insektisida Pegasus, Insektisida Pegasus Terbaru, Insektisida Pegasus 500 SC, Insektisida Pegasus Murah, Insektisida Pegasus 500 SC Terbaru, Jual Insektisida Terbaik, Syngenta, Syngenta Indonesia, PT Syngenta Indonesia, Produk Syngenta, Belanja Tani

Pegasus adalah pestisida berjenis akarisida berkualitas terbaik sebagai racun kontak dan lambung produksi dari pabrik ternama Indonesia PT Syngenta. Cocok untuk petani pakai pada tanaman budidaya seperti tomat, kedelai, apel dan masih banyak lainnya.

Bahan aktif yang terkandung pada Insektisida ini adalah Diafentiuron 500 g/l yang tepat untuk membasmi kutu putih dan hama lainnya. Serta sudah menjadi keunggulan untuk petani sejak dulu.

Cara pengaplikasiannya pada tanaman adalah petani melarutkan dalam air terlebih dahulu, bisa juga menambahkan perekat untuk mendapat hasil yang maksimal. Campur hingga merata, kemudian tinggal petani semprotkan pada tanaman yang mendapat serangan hama dengan kurun waktu tertentu.

Dosis Insektisida yang sesuai untuk tanaman adalah sekitar 0.75 sampai 1.5 ml untuk 1 liter air. Tetapi untuk penggunaan dosis yang lebih tepat, sebaiknya petani membaca petunjuk pada kemasan produk ini.

  • Insektisida Marshal

Marshal, Insektisida Marshal 200 EC, Jual Insektisida Marshal, Insektisida Marshal Murah, Bina Guna Kimia, FMC, Belanja Tani

Marshal merupakan pestisida berjenis insektisida kontak serta racun lambung produksi dari pabrik FMC Corporation. Yang sangat cocok untuk petani terapkan pada tanaman sayuran seperti cabai, kubis dan yang lainnya.

Kandungan bahan aktif yang terdapat pada Insektisida ini adalah Karbosulfan 200,11 gr/lt dan untuk yang bubuk adalah 25.53%. Yang sudah terbukti efektif untuk membasmi hama pada tanaman budidaya sejak dulu.

Untuk penggunaannya pada tanaman adalah petani melarutkan dalam air terlebih dahulu dan tambahkan perekat untuk mendapat hasil yang lebih baik. Lalu tinggal petani semprotkan pada tanaman budidaya yang mendapat serangan hama dengan kurun waktu tertentu.

Untuk dosis yang sesuai adalah sekitar 0.75 sampai 1.5 ml untuk 1 liter air. Serta untuk yang bubuk adalah sekitar 20 gr untuk 1 kg benih tanaman. Untuk penggunaan yang lebih tepat, sebaiknya petani membaca petunjuk yang terdapat pada kemasan produk.

Baca Juga : Pestisida Cegah dan Musnahkan Hama Budidaya Tanaman