Pengendalian Gulma Pada Lahan Budidaya Tanaman Pertanian
Buka Daftar Isi :

Kehadiran gulma pada area budidaya tanaman pertanian sangat mengganggu bagi tanaman. Gulma yang tumbuh pada area budidaya seringkali berkompetisi merebutkan nutrisi maupun cahaya matahari. Terkadang tanaman pertanian menjadi kekurangan nutrisi dan asupan sinar matahari.
Sehingga membuat tanaman pertanian menjadi terhambat pertumbuhanya. Oleh karena itu para petani harus melakukan usaha untuk mengendalikan gulma pada lahan pertanian.
Beberapa cara yang bisa petani lakukan adalah dengan memangkasnya menggunakan alat pertanian. Memotongnya atau mencabutnya dari area budidaya tanaman. Pengendalian gulma pada lahan budidaya tanaman pertanian juga bisa petani lakukan dengan menggunakan pestisida.
Pestisida
Pestisida merupakan bahan yang berfungsi untuk mencegah dan membasmi serangan dari organisme pengganggu tanaman. Serangan organisme pengganggu tanaman pertanian sering memyebabkan kerusakan pada tanaman sehingga para petani menjadi gagal panen.
Penggunaan pestisida pertanian ini umumnya dengan cara menyemprotkannya pada tanaman dengan bantuan sprayer. Jenis dari pestisida ada beberapa macam sesuai fungsinya masing masing yaitu.
Insektisida untuk membasmi serangga, nematisida untuk membasmi nematoda, rodentisida untuk membasmi tikus, akarisida untuk membasmi kutu, bakterisida untuk mengobati serangan bakteri, fungisida untuk membasmi jamur dan kemudian herbisida untuk membasmi gulma.
Herbisida
Racun rumput merupakan salah satu jenis pestisida yang memiliki fungsi untuk mengendalikan dan membasmi gulma. Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh dan mengganggu pada area budidaya tanaman pertanian.
Selanjutnya cara pengaplikasian herbisida dengan cara mencampurkannya dengan air dan kemudian menyemprotkannya menggunakan sprayer.Untuk mendapatkan herbisida berkualitas petani dapat membelinya pada toko pertanian terdekat maupun secara online.
Toko Pertanian Online Belanja Tani jual herbisida kualitas terbaik harga murah dan siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia. Herbisida berkualitas untuk membasmi gulma pada area budidaya tanaman.
Herbisida Kontak
Jenis herbisida kontak adalah jenis racun rumput yang bekerja secara langsung memtaikan jaringan atau beberapa bagian gulma. Penggunaan herbisida jenis ini efektif untuk membasmi gulma yang masih hijau dan sistem perakaran yang tidak meluas.
Pengaplikasian herbisida jenis ini memerlukan dosis dan air yang lebih banyak agar penyempotannya merata ke seluruh permukaan gulma.
Jenis racun rumput ini juga menghasilkan radikal hydrogen peroksida yang dapat memecah membrane sel dan juga merusak seluruh konfigurasi sel. Beberapa bagian gulma yang terkena herbisida kontak akan mati.
Herbisida Sistemik
Racun rumput sistemik merupakan jenis herbisida bekerja dengan cara mentranslokasikan menuju seluruh jaringan gulma mulai dari daun hingga akar.
Cara kerja racun rumput ini dengan mengganggu proses fusuiligi dari jaringan gulma seperti daun,tunas hingga ke akarnya. Efek dari racun rumput ini menyeluruh secara rata pada bagian gulma.
Herbisida Ally Plus 77 WP
Herbisida Ally Plus 77 WP merupakan jenis pestisida sistemik produk dari PT Dupont Indonesia. Komoditas utama dari PT Dupont Indonesia adalah pestisida. Gulma menjadi salah satu bidang usaha yang menjadi konsentrasi utama produk Dupont.
Racun rumput Dupont menjadi merk herbisida unggul untuk usaha budidaya tanaman padi petani Indonesia.Produk herbisida ini menguasai segmen usaha tanaman padi.
Aplikasi racun rumput produk dari Dupont Indonesia cocok untuk tanaman padi sawah dan gogo serta penggunaannya merata pada seluruh Indonesia. Tanaman menjadi bebas dari gulma dan rumput liar.
Bahan aktif yang terkandung dalam herbisida ini adalah metil metsulfuron, etil klorimuron dan 2,4 D natrium dari golongan sulfonil urea.
Herbisida Purna Tumbuh
Herbisida purna tumbuh Ally Plus dan awal purna tumbuh untuk gulma berdaun lebar dan sempit. Ally terbuat dari tiga bahan aktif kualitas terbaik yang berfungsi sebagai racun rumput pada tanaman padi. Jenis herbisida ini terkenal efektif untuk tanaman padi.
Gulma utama dari tanaman padi adalah rumput teki, cabe – cabean, tanaman dengkulan serta jawan. Penggunaan herbisida Ally Plus untuk tanaman padi dapat membantu tanaman padi agar bisa tumbuh sehat dan produktif.
Cara Menggunakan Ally Plus
Cara menggunakan Ally Plus dengan melarutkan dalam air terlebuh dulu dan bisa menambahkan perekat agar hasilnya maksimal.
Kemudian bisa menyemprotkan dengan menggunakan sprayer pertanian. Penyemprotan bisa petani lakukan pada lahan padi saat berumur 7 – 10 hari setelah tanam dalam kondisi lahan macak – macak agar hasil menjadi baik.
Dosis Aplikasi Ally Plus
Dosis aplikasi Ally Plus 77 WP adalah 480 – 640 gram/ha dengan volume penyemprotan 300 liter/ha. Untuk dosis per tangki elektrik 16 Liter adalah 25 – 35 gram.
Selanjutnya untuk lebih jelas dan lengkapnya Anda bisa membaca aturan dan petunjuk pemakaian Ally Plus pada kemasan.
Baca Juga : Jual Herbisida Roundup Racun Rumput Berkualitas Produk Nufarm Indonesia

Leave A Comment