Jenis Jenis Herbisida Yang Biasanya Petani Gunakan Saat Melaksanakan Budidaya
Buka Daftar Isi :

Ketika membasmi serangan dari gulma yang tumbuh secara liar pada sekitar lahan tanam, petani umumnya melakukan pencabutan langsung pada gulma.
Namun metode pencabutan langsung pada gulma, tidak cukup ampuh untuk melenyapkan serangan gulma yang tumbuh liar pada sekitar lahan tanam.
Oleh sebab itu, petani umumnya memakai herbisida atau racun rumput untuk membasmi serangan dari gulma yang tumbuh pada lahan tanam.
Banyak orang yang sudah membuktikan bahwa herbisida terkenal sangat ampuh untuk membasmi serangan tanaman pengganggu atau gulma seperti alang – alang.
Hingga saat ini, herbisida sudah terpisah menjadi berbagai jenis – jenis berbeda dan sudah terbagi menyesuaikan dengan pemakaiannya pada tanaman budidaya.
Contohnya adalah pengelompokkan dari herbisida yang menurut pertumbuhan gulma, selektifitasnya terhadap tanaman budidaya, serta menurut tipe translokasi dari tanaman budidaya.
Berikut adalah beberapa jenis herbisida yang menurut pertumbuhan gulma yang tumbuh secara liar pada sekitar lahan tanam dari tanaman budidaya.
Herbisida Dengan Jenis Pra Tumbuh
Jenis dari herbisida pertama yang umumnya petani gunakan untuk membasmi serangan gulma adalah herbisida berjenis pra tumbuh.
Herbisida dengan jenis ini umumnya petani semprotkan pada tanah dari lahan pada tanaman budidaya untuk mencegah tumbuhnya gulma.
Beraneka jenis herbisida pra tumbuh adalah soil acting herbicide atau petani menggunakan herbisida ini pada tanah serta bersifat sistemik.
Beragam merek herbisida yang memiliki jenis pra tumbuh contohnya seperti Diuron, Ametrin, Oksadiazon, Butaklor dan banyak lagi beberapa merek yang lainnya.
Herbisida Dengan Jenis Purna Tumbuh
Jenis dari herbisida selanjutnya yang biasanya petani pakai dalam memberantas serangan gulma pada tanaman budidaya adalah herbisida berjenis purna tumbuh.
Herbisida yang berjenis ini umumnya petani pakai, ketika gulma sudah tumbuh secara liar pada lingkungan sekitar lahan tanam dari tanaman.
Jenis herbisida pasca tumbuh adalah foliage applied herbicide atau yang petani semprotkan langsung pada gulma dan bersifat sistemik ataupun nonsistemik.
Untuk merek herbisida yang memiliki jenis pasca tumbuh, contohnya seperti Paraquat, Agil, Glufosinat, Topshot serta masih ada lagi beberapa lainnya.
Menurut selektifitasnya terhadap tanaman budidaya, herbisida dapat terpisah menjadi beraneka jenis yang berbeda, contohnya seperti berikut ini.
Herbisida Dengan Jenis Selektif
Jenis dari herbisida berikutnya yang petani gunakan untuk membasmi serangan dari gulma pada tanaman budidaya adalah herbisida yang berjenis selektif.
Herbisida dengan jenis selektif memiliki sifat racun, yang hanya bisa petani gunakan untuk memberantas berbagai gulma saja.
Beraneka contoh merek herbisida yang mempunyai jenis selektif seperti Ametrin, Karfentrazon, Oksifluorfen, Diuron, Klomazon dan masih banyak lagi merek lainnya.
Herbisida Dengan Jenis Non Selektif
Jenis berikutnya dari herbisida yang dapat petani pakai untuk mengatasi serangan gulma pada tanaman budidaya adalah herbisida berjenis non selektif.
Herbisida yang berjenis non selektif adalah jenis herbisida yang dapat membasmi segala jenis tanaman, bahkan termasuk tanaman yang petani budidayakan.
Berbagai merek herbisida yang mempunyai jenis non selektif seperti Glifosat, Paraquat serta ada lagi beberapa merek herbisida yang lainnya.
Menurut tipe translokasi terhadap tanaman budidaya, herbisida dapat terbagi menjadi beberapa jenis yang berbeda, contohnya seperti berikut ini.
Herbisida Dengan Jenis Kontak
Jenis selanjutnya dari herbisida yang biasanya petani gunakan untuk memberantas serangan gulma pada tanaman budidaya adalah herbisida yang berjenis kontak.
Herbisida yang berjenis kontak dapat membasmi serangan dari gulma dengan cara mematikan bagian dari gulma yang terkena herbisida secara langsung.
Jenis herbisida ini mempunyai sifat yang tidak bisa mengalir langsung ke dalam bagian dari gulma atau rumput liar.
Untuk merek herbisida yang memiliki jenis kontak dan bersifat selektif seperti Oksifluorfen, Propanil, Oksadiazon dan banyak lagi yang lainnya.
Sedangkan untuk merek herbisida yang berjenis kontak serta bersifat non selektif adalah Paraquat, Glufosinat serta masih banyak lagi yang lainnya.
Herbisida Dengan Jenis Sistemik
Jenis dari herbisida selanjutnya yang dapat petani pakai untuk membasmi serangan gulma pada tanaman budidaya adalah herbisida yang berjenis sistemik.
Herbisida dengan jenis sistemik sangat efektif untuk membasmi serangan gulma, dengan cara menyebarkan racun pada seluruh bagian gulma.
Jenis ini bisa petani semprotkan pada gulma secara langsung, yang melewati bagian gulma atau dapat petani berikan pada tanah.
Untuk merek herbisida berjenis kontak yang bisa petani semprotkan pada bagian dari gulma contohnya Glifosat, Ester, Sulfosat dan banyak lainnya.
Sedangkan untuk merek herbisida berjenis kontak yang dapat petani berikan langsung pada tanah adalah Atrazin, Diuron, Metribuzin serta banyak lainnya.
Baca Juga : Herbisida Untuk Membasmi Rumput Jawan Pada Padi Milik Petani

Leave A Comment