Pengendalian dan Pencegahan Serangan Cendawan Pada Tanaman Budidaya
Buka Daftar Isi :

Budidaya tanaman pertanian merupakan kegiatan usaha yang petani lakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi masyarakat. Dalam usaha budidaya tanaman terkadang terdapat kendala. Salah satunya adalah penyakit yang menyerang tanaman pertanian. Penyakit pada tanaman ini biasanya akibat dari infeksi vektor penyakit.
Beberapa jenis vektor penyakit yang sering menyerang tanaman adalah virus, bakteri dan juga cendawan. Cendawan atau jamur merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman yang sering menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
Serangan cendawan pada tanaman pertanian dapat menyebabkan penyakit. Penyakit yang menginfeksi tanaman pertanian ini dapat menyebabkan kematian pada tanaman.
Agar tidak merugi petani perlu melakukan pencegahan dan juga pengendalian terhadap serangan cendawan pada tanaman pertanian. Upaya pengendalian dan pencegahan yang bisa petani lakukan adalah dengan menggunakan pestisida.
Cara pengaplikasian pestisida ini bisa dengan menyemprotkannya pada tanaman atau juga bisa dengan merendam benih tanaman pertanian sebelum melakukan penanaman.
Pestisida
Pestisida adalah bahan yang dapat berfungsi untuk membasmi organisme pengganggu tanaman. Bentuk dari pestisida ada yang berbentuk padat dan juga cair. Cara pengaplikasiannya juga bermacam – macam. Ada yang dengan cara menyemprotkan, merendam atau menaburkan pada area budidaya tanaman.
Penggunaan pestisida ini berfungsi untuk mengendalikan dan mencegah serangan organisme pengganggu tanaman yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
Terdapat beberapa jenis pestisida yang sering petani gunakan untuk budidaya tanaman pertanian. Beberapa contohnya adalah insektisida, herbisida, akarisida, nematisida, rodentisida, bakterisida dan fungisida. Beragam jenis pestisida tersebut memiliki fungsinya khusus masing – masing.
Fungisida
Fungisida merupakan salah satu jenis pestisida yang memiliki fungsi khusus untuk membasmi dan mencegah serangan cendawan pada tanaman budidaya.
Serangan cendawan pada tanaman budidaya dapat menyebabkan penyakit bahkan kematian bagi tanaman pertanian. Oleh karena itu penggunaan fungisida pada tanaman budidaya ini dapat bermanfaat untuk mencegah dan juga membasmi cendawan pada tanaman budidaya.
Jenis fungisida ada yang kontak, sistemik dan juga translaminar. Untuk fungisida kontak cara kerjanya adalah pada bagian tanaman yang terkena fungisida saja.
Sedangkan jenis fungisida sistemik akan terserap oleh tanaman dan tersalurkan melalui pembuluh tanaman. Kemudian fungisida translaminar mengalir dari bagian yang terkena fungisida menuju bagian yang tidak terkena fungisida.
Fungisida Sistemik
Fungisida sistemik merupakan jenis fungisida yang terabsorbsi oleh organ tanaman dan tersalurkan pada bagian tanaman lain melalui pembuluh angkut. Jenis fungisida sistemik ini umumnya tersalurkan menuju bagian atas, yaitu dari akar menuju daun.
Terdapat juga fungisida sistemik yang tersalurkan dari daun ke akar. Salah satu produk fungisida sistemik yang bisa petani gunakan untuk budidaya tanaman pertanian adalah Fungisida Folicur.

Leave A Comment