Cara Menanam Melon Yang Tepat Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat
Buka Daftar Isi :

Tanaman Melon biasanya dapat tumbuh secara merambat namun tidak memanjat tetapi tumbuh secara menjalar.
Untuk itu petani harus melakukan penanaman tanaman Melon yang tepat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan sehat.
Dengan melakukan penanaman tanaman Melon yang tepat maka petani akan mendapatkan hasil panen yang berproduksi tinggi serta memiliki kualitas terbaik.
Berikut ini adalah cara menanam melon yang tepat supaya dapat menghasilkan buah melon yang sehat dan lebat.
-
Persiapan Lahan Tanam
Setelah memilih bibit Melon Pertiwi, selanjutnya petani dapat melakukan persiapan lahan tanam agar tanaman Melon dapat tumbuh dengan maksimal.
Persiapan lahan tanam yang pertama kali petani lakukan adalah membersihkan gulma yang biasanya dapat tumbuh pada sekitar lingkungan lahan tanam.
Selanjutnya petani juga harus memastikan lahan tanam bebas dari benda yang dapat menghalangi sinar matahari.
Bibit Melon Pertiwi dapat petani tanam pada daerah dataran rendah hingga menengah, atau dengan ketinggian 0 sampai 700 mdpl.
-
Menggemburkan Tanah
Setelah melakukan pembersihan lahan tanam, langkah selanjutnya adalah petani menggemburkan tanah pada lahan tanam yang akan petani gunakan.
Untuk menggemburkan tanah, petani dapat menggunakan cangkul atau dapat juga petani menggunakan alat yang lainnya. .
Setelah itu petani dapat membuat lubang pupuk pada lahan yang akan petani buat bedengan yang berbentuk alur.
Petani dapat membuat lubang pupuk satu pasang pada setiap calon bedengan agar pada bagian tengahnya dapat menjadi jalur pengairan.
-
Pemberian Pupuk Dasar
Setelah melakukan penggemburan tanah, selanjutnya petani dapat melakukan pemberian pupuk dasar pada lahan tanam pertanian.
Untuk pupuk yang dapat petani gunakan adalah pupuk organik serta pupuk anorganik yang penggunan dosisnya sebaiknya petani sesuaikan.
Pupuk organik yang petani pakai adalah pupuk kandang, sedangkan pupuk anorganik dapat menggunakan campuran Phonska, SP36, KCL dengan perbandingan 5:3:1.
Setelah itu petani dapat menaburkan pupuk dasar pada alur yang akan menjadi calon bedengan nantinya.
Kemudian petani aduk serta tutup kembali menggunakan tanah dan petani dapat membuat bedengan dengan jarak tiap bedengan sekitar 60 cm.
-
Pemberian Mulsa Plastik
Setelah lahan tanam sudah siap serta petani sudah memberikan pupuk pada bedengan, selanjutnya petani dapat memberikan mulsa plastik pada bedengan.
Pemberian mulsa plastik pada lahan tanam ini bertujuan untuk mencegah tumbuhnya gulma pada lahan tanam serta mencegah terjadinya penguapan berlebih.
Gulma sendiri dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman Melon karena dapat mengambil unsur hara yang tanaman butuhkan.
-
Persiapan Bibit
Sebelum melakukan penanaman tanaman Melon, petani harus mempersiapkan bibit Melon yang berkualitas terbaik terlebih dahulu.
Contohya adalah Bibit Melon Pertiwi produksi dari PT Agri Makmur Pertiwi yang sudah terbukti berkualitas terbaik serta tahan serangan virus.
Apabila menggunakan bibit Melon Pertiwi, petani membutuhkan bibit sekitar 500 sampai 600 gram untuk 1 hektar lahan tanam.
Selain itu dengan menggunakan bibit Melon Pertiwi petani tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan proses pemanenan.
Berapa lama masa panen melon?. Bibit Melon Pertiwi dapat petani panen pada saat tanaman berusia sekitar 50 sampai 60 hari setelah tanam.
Setelah membeli bibit Melon Pertiwi petani dapat merendam bibit pada air dan campuran antara ZPT dan bakterisida serta fungisida sistemik.
Perendaman bibit Melon Pertiwi dapat petani lakukan selama sekitar 10 sampai 12 jam agar dapat menghasilkan buah yang berkualitas terbaik.
Setelah perendaman petani dapat membungkus bibit Melon Pertiwi pada kain basah serta biarkan selama 1-2 hari hingga bibit berkecambah.
Setelah membungkus bibit Melon Pertiwi, petani dapat menyiapkan pot dan berikan tanah halus lalu siram menggunakan air.
Apabila bibit Melon Pertiwi sudah mulai tumbuh akar, petani dapat menanamnya pada pot yang telah petani siapkan sebelumnya.
Untuk pemindahan pada pot, petani dapat menanamnya dengan kedalaman sekitar 1 cm kemudian tutup lagi menggunakan tanah yang tipis.
Bibit Melon Pertiwi akan tumbuh saat berusia 2 sampai 4 hari, dan dapat petani pindahkan pada lokasi yang cukup panas.
Pemindahan lokasi ini berguna supaya batang dapat beradaptasi serta dapat tumbuh dengan kuat serta kokoh dan tidak mudah patah.
-
Persiapan Ajir
Sambil menunggu bibit Melon Pertiwi siap tanam, petani dapat menyiapkan ajir dengan panjang sekitar 2 meter.
Tanaman Melon sendiri merupakan jenis tanaman yang tumbuh secara merambat, sehingga membutuhkan ajir dalam kegiatan budidayanya.
-
Penanaman Bibit Melon Pertiwi
Setelah bibit Melon Pertiwi berumur 7 hari pada pot, serta sudah mulai tumbuh daun petani dapat memindahkan pada lahan tanam.
Sebelum memindahkan petani dapat membuat lubang tanam pada bagian atas Mulsa Plastik dengan jarak tanam sekitar 40 – 50 cm.
Petani dapat mengocorkan larutan NPK 16:16:16 serta Insektisida pada setiap lubang tanam untuk menghindari hama yang dapat menyerang tanaman Melon.
Sebelum menanam pada lahan tanam, petani dapat menyiram pot tempat bibit Melon Pertiwi hingga basah pada semua perakarannya.
Setelah itu petani dapat menanam bibit Melon Pertiwi dengan bersamaan pada pagi hari hingga pukul 10.
Setelah pukul 10, sebaiknya petani menghentikan penanaman serta dapat petani lanjutkan pada pukul 2 sampai sore hari.
Petani dapat menyiram bibit Melon Pertiwi sesaat setelah melakukan penanaman agar dapat tumbuh dengan optimal.
Setelah penanaman tanaman Melon sebaiknya petani segera memasang ajir supaya tidak merusak akar bibit Melon Pertiwi yang berusia muda.

Leave A Comment