Pengendalian Bakteri yang Merugikan Tanaman Pertanian

pengendalian, bakteri, merugikan, tanaman, pertanian

Bakteri merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman pertanian.

Serangan bakteri pada tanaman pertanian akan meningkat terutama saat musim hujan tiba. Penyakit yang terjadi pada tanaman akibat dari serangan bakteri akan membuat tanaman menjadi kurang sehat dan mati.

Pengendalian bakteri yang merugikan tanaman pertanian ini bisa dengan menggunakan obat bakteri sistemik hingga kontak.

Bakterisida merupakan salah satu jenis pestisida yang memiliki fungsi khusus untuk membasmi, mengobati dan mencegah penyakit karena serangan dari bakteri.

Komoditas pertanian sayuran dan buah serta tanaman pangan sangat rentan terserang bakteri terutama pada daerah dataran tinggi.

Dengan mengaplikasikan bakterisida pada tanaman pertanian maka akan meminimalisir dan mencegah serangan bakteri pada tanaman. Sehingga membuat petani menjadi tenang karena tanamannya menjadi sehat.

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Salah satu poduk pertanian yang banyak petani budidayakan adalah padi.

Padi merupakan penghasil beras yang merupakan kebutuhan bahan pangan pokok bagi masyarakat Indonesia.

Pemanfaatan bakterisida pada tanaman padi dapat mencegah padi terserang penyakit hawar daun bakteri. Penyakit hawar daun pada tanaman ini penyebabnya adalah bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae.

Bakterisida

Bakterisida adalah salah satu jenis pestisida yang berfungsi sebagai obat bakteri yang dapat mencegah, mengobati dan membasmi bakteri yang menyerang pada tanaman.

Serangan bakteri pada tanaman dapat membuat tanaman menjadi tidak sehat dan mati. Tanaman yang mati ini akan merugikan petani karena gagal panen.

Salah satu produk bakterisida yang bisa petani gunakan pada tanaman pertanian mereka adalah bakterisida Bactocyn.

Bakterisida Bactocyn

Bactocyn 150 AL merupakan anti bakteri terbaru berupa larutan berwarna coklat muda untuk tanaman pangan dan juga sayuran. Bakterisida ini mengandung Oksitetrasiklin 150 g/l.

Oksitetrasiklin merupakan antibiotic aminoglikosida yang memiliki fungsi untuk mengatasi infeksi dari beberapa jenis bakteri.Cara kerja bakterisida Bactocyn dengan membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada tanaman pertanian.

Bahan aktif Bactocyn berbantuk cairan berwarna coklat muda. Infeksi bakteri pada tanaman budidaya dapat menyebabkan layu hingga kematian pada tanaman budidaya sehingga menyebabkan kegagalan panen.

Tingkat permintaan bakterisida ini laku keras terutama saat musim hujan. Pada saat musim hujan perkembangan bakteri tanaman sangat pesat karena kondisi lingkungan yang lumayan lembab.

Penggunaan Bactocyn dapat menghentikan serangan penyakit layu bakteri, hawar daun dan bercak daun tanaman. Untuk mendapatkan bakterisida Bactocyn petani bisa membelinya pada toko pertanian.

Salah satunya adalah Toko Pertanian Online Belanja Tani yang menjual bakterisida Bactocyn dengan harga murah dan berkualitas serta siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia.

Cara Aplikasi Bakterisida Bactocyn

Untuk pemeliharaan pada tanaman gunakan bakterisida Bactocyn sebagai kocoran. Dosisnya dengan melarutkan 100 ml Bactocyn ke dalam 200 liter air bersih. Aduk hingga merata dan siramkan sebanyak 200 ml atau setara satu gelas air mineral dari lubang tanam atau kocorkan dalam lubang tanam.

Lakukan setiap dua minggu sekali, hingga memperoleh hasil terbaik. Untuk penyemaian campurkan 1 – 2 sendok makan dalam 10 liter air kemudian siram lahan bedengan atau polybag penyemaian pada saat satu tau dua hari sebelum benih semai.

Lakukan satu sampai tiga hari sebelum pindah tanam. Sebelum mengaplikasikan bakterisida Bactocyn silahkan membaca petunjuk penggunaan pada kemasan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk menyimpannya pada tempat yang aman. Jauhkan dari jangkauan anak – anak.

Bakterisida Untuk Padi

Antibiotik Bactocyn efektif dan efisien untuk mengendalikan penyakit pada tanaman budidaya secara sistemik. Bakteri Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo) meurpakan penyakit utama pada tanaman padi.

Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan penyebawan penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi menjadi tinggi. Infeksi dari bakteri pada tanaman padi dapat menyebabkan penurunan produktifitas hingga 40 %. Serangan bakteri ini terjadi saat fase vegetatif dan generatif tanaman padi.

Oleh karena itu petani perlu mengantisipasinya agar tidak terjadi kerugian pada saat budidaya padi. Petani bisa menggunakan bakterisida Bactocyn pada tanaman padi. Penyemprotan bakterisida ini sebaiknya petani lakukan sejak awal penanaman agar terhindar dari bakteri yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman padi.