Teknik Perawatan Bunga Kol Supaya Hasil Panen Tinggi
Buka Daftar Isi :
Tidak hanya mengawasi jarak tanam kembang kol serta cara tanam yang sesuai, petani juga harus melaksanakan teknik perawatan bunga kol dengan benar.
Menerapkan teknik perawatan bunga kol secara sesuai, akan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan lancar, sehingga berpeluang bisa memproduksi panen tinggi.
Oleh sebab itu, petani juga perlu memperhatikan teknik perawatan bunga kol dengan tepat, selain mengawasi jarak tanam kembang kol dan cara tanam yang benar.
Berikut merupakan beberapa teknik perawatan bunga kol secara sesuai, agar tanaman tumbuh sehat serta dapat memproduksi panen melimpah.
Menyiram Tanaman
Tanaman bunga kol memerlukan kelembaban tanah secara konsisten. Penyiraman tanaman bunga kol yang cukup akan mendukung pertumbuhan akar dan daun yang sehat.
Penyiraman petani lakukan secara teratur, terutama pada fase awal pertumbuhan dan saat tanaman kembang kol mulai membentuk krop.
Akan tetapi, hindari adanya genangan air yang bisa mengakibatkan tanaman bunga kol terkena serangan penyakit busuk akar.
Sebaiknya lakukan pengairan tanaman kembang kol pada pagi atau sore hari untuk mencegah penguapan air yang terlalu cepat.
Memberi Pupuk Tambahan
Setelah benih kembang kol mulai tumbuh, berikan pupuk NPK dengan rasio seimbang untuk mendukung pertumbuhan vegetatif.
Ketika tanaman bunga kol mulai membentuk krop, berikan pupuk dengan kandungan kalium tinggi untuk mendukung pembentukan krop yang padat dan besar.
Pupuk cair dengan kandungan unsur hara mikro (seperti magnesium, sulfur, dan zinc) dapat petani berikan setiap 2 – 3 minggu, tergantung kondisi tanaman kembang kol.
Aplikasi pupuk susulan ke tanaman bunga kol dapat petani lakukan dengan jangka waktu 2 – 3 minggu, dengan memberi pupuk seimbang pada fase awal.
Serta lebih banyak kalium dan fosfor pada fase tanaman kembang kol mulai dalam fase pembentukan krop.
Membasmi Gulma
Gulma yang tumbuh [ada sekitar tanaman akan bersaing dengan kembang kol untuk mendapatkan air, cahaya, dan nutrisi.
Oleh karena itu, penyiangan gulma secara rutin sangat penting untuk menjaga keadaan tanaman kembang kol tetap sehat.
Saat menyiangi gulma, harus hati – hati agar tidak merusak akar tanaman kembang kol dan gunakan peralatan yang tajam dan pastikan hanya untuk mencabut gulma.
Mengendalikan Hama dan Penyakit
Selalu rutin periksa tanaman bunga kol dari serangan hama serta penyakit berbahaya, sebab dapat mengancam fase pertumbuhannya.
Beraneka hama dan penyakit yang sering menginfeksi tanaman kembang kol, meliputi ulat daun, thrips, kutu, penyakit busuk akar, embun tepung dan lainnya.
Untuk mengendalikan serangan hama serta penyakit pada tanaman bunga kol, petani harus memperhatikan penyiraman dengan tepat, merotasi tanaman dengan rutin.
Memastikan tanaman bunga kol memperoleh sinar matahari dengan baik dan memanfaatkan pestisida dengan mengawasi dosisnya.
Mengatur Krop (Blanching)
Blanching atau penutupan krop adalah teknik untuk menghindari krop bunga kol menjadi kuning atau hijau akibat paparan sinar matahari.
Teknik ini akan membuat kualitas krop kembang kol meningkat, menjaga warnanya tetap putih, dan mencegah pembentukan rasa pahit.
Cukup rapatkan daun tanaman yang besar dan tutupkan krop bunga kol dengan daun tersebut atau pakai kain penutup khusus beberapa minggu sebelum panen.
Pastikan keadaan tanaman bunga kol tetap sehat dan daun tidak terlalu rapat sehingga bisa tumbuh dengan baik.
Memangkas Daun
Pada tanaman kembang kol yang tumbuh subur, terkadang pemangkasan beberapa daun yang lebih rendah dapat membantu meningkatkan sirkulasi udara.
Serta akan memungkinkan lebih banyak energi tanaman kembang kol berfokus hanya pada pembentukan krop.
Jangan memangkas terlalu banyak, hanya pangkas daun tanaman bunga kol yang tidak produktif atau daun yang terinfeksi hama atau penyakit.
Monitoring dan Penyesuaian
Pastikan untuk memantau tanaman kembang kol secara berkala untuk mendeteksi masalah sejak awal.
Rutin periksa kesehatan daun, krop, dan batang tanaman kembang kol untuk menemukan tanda infeksi penyakit berbahaya atau kekurangan gizi.
Sesuaikan jadwal perawatan menurut dengan kondisi cuaca, tahap pertumbuhan tanaman kembang kol, dan serangan hama atau pestisida.
Memanen Sayuran
Setelah menerapkan jarak tanam kembang kol, cara tanam serta teknik perawatan kembang kol yang sesuai, proses terakhir yang dapat petani laksanakan adalah memanen sayuran.
Berapa lama masa panen kembang kol? Sayuran kembang kol dapat petani panen saat tanaman berumur sekitar 50 – 60 hari setelah tanam.
Sayuran Kembang kol siap panen saat krop terlihat rapat, padat. Jika krop sayuran kembang kol mulai membuka atau berbunga, kualitasnya akan menurun.
Gunakan pisau tajam untuk memotong krop dari tanaman bunga kol serta pastikan untuk meninggalkan sedikit batang agar tanaman tetap hidup.
Baca Juga : Jual Bunga Kol Larissa F1 Sayuran Sehat Buat Petani Untung


Leave A Comment