Contoh Hama Tanaman Tomat Yang Bisa Menyerang Saat Budidaya
Buka Daftar Isi :
Tanaman tomat merupakan suatu jenis tanaman hortikultura, yang sering petani Indonesia budidayakan, untuk memanen buahnya.
Sebab, buah tomat mengandung tinggi nutrisi, yang dapat bermanfaat untuk menjaga tubuh, agar kondisinya tetap sehat dan bugar.
Tidak mengherankan, banyak masyarakat sangat menyukai buah tomat, sebab mengandung gizi tinggi, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Dengan melakukan proses budidaya tanaman tomat, dapat membantu petani memperoleh untung tinggi, karena buahnya menjadi kesukaan banyak masyarakat.
Waktu proses budidaya tanaman tomat, petani perlu merawat tanaman secara tepat, supaya fase pertumbuhannya dapat berjalan tepat.
Salah satu contoh perawatan tanaman tomat yang tepat adalah, petani harus membasmi adanya infeksi hama berbahaya pada tanaman.
Hama berbahaya yang menyerang tanaman tomat akan mengacaukan pertumbuhannya, sehingga petani harus segera memusnahkannya.
Namun, sebelum mengatasi infeksi hama pada tanaman tomat, petani harus mengenal beberapa contoh hama berbahaya tersebut.
Berikut adalah beraneka jenis hama tanaman tomat, yang dapat menyerang selama budidaya dan bisa mengacaukan fase perkembangannya.
Kutu Daun
Kutu daun atau Aphididae merupakan salah satu contoh hama utama yang dapat menyerang pada tanaman tomat.
Mereka menyerang dengan cara menghisap cairan dari daun dan batang muda, menyebabkan tanaman lemah, pertumbuhan terhambat, dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit virus.
Jenis kutu daun yang dapat menginfeksi tanaman tomat, seperti bawah ini :
- Kutu Daun Hijau (Myzus persicae) : Warna hijau kekuningan, menyerang bagian bawah daun dan pucuk tanaman. Bisa menjadi vektor utama virus, semacam Mosaik Tomat (TMV) dan Curl Virus (TYLCV).
- Kutu Daun Kapas (Aphis gossypii) : Berwarna hijau gelap hingga hitam, menyerang daun dan bunga. Serta dapat menyebabkan daun menggulung dan mengkerut.
Dampak infeksi hama kutu daun pada tanaman tomat adalah, daun akan menguning atau menggulung akibat cairan tanaman yang terhisap.
Akibatnya, tanaman budidaya tomat akan menjadi kerdil dan masa pertumbuhannya akan menjadi terhambat.
Untuk mengendalikan hama kutu daun pada tanaman tomat, petani bisa memanfaatkan musuh alami hama ini, membuang daun yang terinfeksi.
Merotasi tanaman dengan rutin dan mengaplikasikan insektisida terbaik untuk tomat, dengan mengawasi dosisnya.
Penggerek Buah
Penggerek buah adalah suatu jenis hama utama yang menyerang tanaman tomat dengan cara melubangi dan memakan bagian dalam buah.
Akibat serangan hama penggerek buah, tanaman akan menyebabkan kerusakan secara signifikan dan menurunkan kualitas panen.
Terdapat beberapa jenis hama penggerek buah tomat, seperti berikut ini :
- Ulat Buah Tomat (Helicoverpa armigera) : Larva berwarna hijau, coklat, atau kekuningan dengan garis pada tubuhnya. Menyerang dengan menggerek buah tomat dan memakan bagian dalamnya.
- Lalat Buah (Bactrocera spp.) : Larva berkembang dalam buah, menyebabkan pembusukan dan buah rontok.
Gejala dari infeksi penggerek buah pada tanaman tomat, akan ada lubang kecil pada buah tomat, dengan kotoran larva pada sekitarnya. Akibatnya, buah akan rontok sebelum matang.
Buah tomat juga dapat membusuk secara cepat, karena infeksi sekunder yang berasal dari jamur atau bakteri.
Untuk mengendalikan hama penggerek buah pada tanaman tomat, petani harus membuang buah tomat yang terinfeksi, menggunakan musuh alami hama ini.
Memanfaatkan perangkap hama dan aplikasi insektisida terbaik untuk tomat, dengan selalu memperhatikan dosisnya.
Ulat
Ulat merupakan salah satu jenis hama utama yang menyerang tanaman tomat, terutama pada bagian daun, batang, dan buah.
Biasanya, hama ulat merupakan larva dari ngengat atau kupu – kupu yang berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan kerusakan serius.
Jenis hama ulat yang bisa menginfeksi tanaman tomat, seperti bawah ini :
- Ulat Grayak (Spodoptera litura) : Larva berwarna hijau kecoklatan dengan garis pada tubuhnya. Menyerang daun dengan cara menggerek dan menghabiskan jaringan daun, menyisakan tulang daun.
- Ulat Buah Tomat (Helicoverpa armigera) : Berwarna hijau, coklat, atau kekuningan dengan garis pada tubuhnya.Umumnya akan menyerang dengan cara menggerek masuk ke bagian dalam buah tomat.
- Ulat Tanah (Agrotis ipsilon) : Serangannya adalah dapat memotong batang muda tanaman tomat. Warna hama ini coklat gelap atau hitam.
Gejala serangan hama ulat pada tanaman tomat adalah, daunnya berlubang yang hanya menyisakan tulang daun.
Akibat infeksi hama ini, buah tomat juga dapat berlubang, yang pada larva bagian dalamnya akan terdapat kotoran.
Untuk mengendalikan hama ulat pada tanaman tomat, petani harus membuang telur dan larvanya, memakai musuh alami hama ini.
Praktek rotasi tanaman dengan terjadwal serta memakai insektisida terbaik untuk tomat, dengan memperhatikan dosisnya.
Baca Juga : Jual Bibit Tomat Terbaru Dari Panah Merah Sakura F1 Kualitas Terbaik


Leave A Comment