Jenis Penyakit Yang Dapat Menyerang Tanaman Ketika Budidaya

harga trivia, trivia fungisida, trivia, trivia bayer, Belanja Tani

Jual Harga Trivia 200 Gram Terjangkau Serta Berkualitas Unggul | Belanja Tani

Ketika melakukan kegiatan budidaya bermacam – macam tanaman pada lahan pertanian, petani harus melakukan perawatan tanaman dengan tepat, agar pertumbuhannya sehat.

Salah satu contoh perawatan pada tanaman yang dapat petani jalankan adalah, petani perlu memperhatikan terdapat serangan dari beraneka jenis penyakit ke tanaman.

Penyakit yang menyerang ke tanaman mampu menghambat fase perkembangan dari tanaman, yang petani jalankan budidayanya pada lahan pertanian.

Dengan fase perkembangan dari tanaman yang terganggu, dapat berdampak pada hasil panen yang menurun secara drastis, sehingga dapat membuat petani merugi.

Maka dari itu, apabila petani mendapati adanya serangan penyakit berbahaya pada tanaman, harus menumpasnya dengan segera, supaya kondisi tanaman tetap aman.

Akan tetapi, sebelum petani membasmi penyakit berbahaya yang menyerang ke tanaman, jenis penyakit tersebut harus petani ketahui terlebih dahulu.

Pada bawah ini adalah beberapa jenis penyakit yang mampu menyerang pada tanaman ketika proses budidaya dan bisa menghambat fase pertumbuhannya.

Bulai

Bulai merupakan salah satu penyakit tanaman, yang terjadi akibat infeksi virus dan jamur yang menyerang tanaman, terutama tanaman jagung.

Penyakit ini terkenal dalam bahasa Inggris sebagai downy mildew yang terjadi akibat patogen dari genus Peronosclerospora.

Serangan penyakit bulai dapat mengakibatkan kerugian besar pada hasil panen jika tidak petani kendalikan dengan baik.

Tidak hanya jamur, beberapa strain virus juga dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan penyakit bulai pada tanaman.

Gejala penyakit bulai pada tanaman adalah, daun tanaman yang terinfeksi biasanya menunjukkan garis kuning atau bercak klorotik yang akhirnya menjadi nekrotik.

Pertumbuhan tanaman terhambat, dan tanaman yang terinfeksi seringkali lebih pendek daripada dengan tanaman sehat.

Akibat serangan tersebut, produksi bunga dan buah akan menurun secara signifikan, yang berdampak langsung terhadap hasil panen.

Infeksi Awal bermula saat spora jamur yang ada pada tanah atau terbawa angin menginfeksi tanaman jagung muda.

Penyakit ini dapat menyebar melalui spora dari tanaman yang terinfeksi. Spora ini dapat tersebar melalui angin, air irigasi, atau alat pertanian yang terkontaminasi.

Spora dapat bertahan pada bekas tanaman atau tanah selama beberapa musim, menunggu kondisi yang tepat untuk menginfeksi tanaman baru.

Untuk mengendalikan penyakit bulai, petani bisa memakai varietas tanaman yang tahan penyakit, merotasi tanaman dengan rutin.

Mengolah lahan pertanian dengan baik, membersihkan alat pertanian yang terkontaminasi serta memakai fungisida dengan dosis dan cara pemakaian yang tepat.

Hawar Daun

Hawar daun merupakan salah satu penyakit tanaman yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada berbagai jenis tanaman.

Tanda penyakit ini berawal dari adanya bercak atau lesi pada daun yang seringkali berkembang menjadi area nekrotik yang luas.

Bakteri dari genus Xanthomonas, Pseudomonas, serta Erwinia sering menjadi penyebab penyakit hawar daun pada tanaman.

Contoh terkenal adalah Xanthomonas campestris yang menyebabkan hawar pada berbagai tanaman sayuran.

Jamur dari genus Phytophthora, Alternaria, Cercospora, dan Colletotrichum juga merupakan penyebab umum.

Gejala awal penyakit hawar daun biasanya berupa bercak kecil berwarna coklat atau hitam yang berkembang menjadi area lebih besar. Daun yang terinfeksi seringkali tampak terbakar.

Pada beberapa kasus, infeksi dapat menyebar ke bagian batang dan buah, menyebabkan gejala seperti busuk atau lesi yang dalam.

Tanaman yang terkena hawar daun parah mungkin menunjukkan pertumbuhan terhambat serta penurunan hasil panen.

Siklus penyakit ini berawal dari patogen masuk ke tanaman lewat luka, stomata, atau lentisel. Kondisi lembab seringkali mempercepat proses infeksi.

Bakteri dan spora jamur dapat tersebar melalui air, angin, serangga, dan alat pertanian yang sudah terkontaminasi.

Patogen mampu bertahan dalam sisa tanaman yang terinfeksi, biji, atau tanah, menunggu kondisi menguntungkan untuk menginfeksi tanaman baru.

Untuk mengendalikan penyakit hawar daun, petani bisa memakai varietas tanaman yang tahan penyakit, menjaga jarak tanam yang baik.

Membersihkan alat pertanian dan bekas tanaman yang terinfeksi, mencegah adanya genangan air pada lahan pertanian.

Petani juga bisa memakai fungisida untuk mengatasi penyakit hawar daun, dengan dosis dan cara pemakaian yang tepat.

Embun Tepung

Embun tepung atau yang powdery mildew, adalah suatu penyakit yang umum menyerang berbagai jenis tanaman hortikultura.

Penyakit ini terjadi akibat infeksi jamur dari famili Erysiphaceae. Jamur yang paling umum menyebabkan embun tepung termasuk Erysiphe, Podosphaera, serta Leveillula.

Kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan penyakit ini meliputi suhu yang moderat dan kelembaban tinggi.

Namun jamur embun tepung tidak membutuhkan air bebas seperti ari hujan untuk infeksi yang lebih luas.

Gejala khas dari penyakit ini adalah adanya lapisan putih atau abu – abu serbuk yang tampak seperti tepung pada permukaan daun.

Pada infeksi awal, lapisan ini mungkin hanya terlihat sebagai bercak kecil.

Selain daun, jamur juga dapat menginfeksi batang, kuncup bunga, dan buah muda, menyebabkan deformasi dan pertumbuhan terhambat.

Tanaman yang terinfeksi seringkali mengalami penurunan pertumbuhan, daun menguning, dan prematur gugur.

Siklus penyakit ini berawal dari spora jamur yang terbawa angin akan menempel pada permukaan tanaman serta berkecambah pada keadaan menguntungkan.

Setelah infeksi awal, jamur menghasilkan lebih banyak spora pada permukaan daun yang terinfeksi, yang kemudian tersebar melalui angin ke tanaman lain.

Untuk mengendalikan penyakit embun tepung, petani bisa memakai varietas tanaman yang tahan penyakit, menjaga jarak tanam dengan baik.

Menghilangkan bekas tanaman yang terinfeksi, mengatur irigasi dengan tepat dan aplikasi fungisida dengan dosis dan cara pemakaian yang sesuai.

Baca Juga : Jual Harga Nordox 500 Gram Murah Efektif Basmi Penyakit