Harga Bibit Melon Apollo Terjangkau Bisa Tahan Penyakit

melon apollo, melon golden apollo, harga bibit melon, benih melon apollo, Belanja Tani

Jual Harga Bibit Melon Apollo Terjangkau Dan Berkualitas Unggul | Belanja Tani

Banyak masyarakat yang sangat menyukai buah melon, karena dapat kita konsumsi saat kondisinya segar atau menjadi tambahan dalam es buah.

Selain itu, buah melon juga memiliki kandungan beraneka gizi, yang bermanfaat untuk menjaga tubuh agar kondisinya tetap sehat serta bugar.

Ketika melaksanakan kegiatan budidaya tanaman melon, petani biasanya memakai bibit yang memiliki kualitas unggul, agar mendapat hasil panen berproduksi tinggi.

Contohnya merupakan harga bibit melon Apollo yang lumayan murah dan memiliki kualitas terbaik, produk dari PT Known You Seed.

Harga bibit melon Apollo yang cukup terjangkau serta berkualitas unggul bisa petani temukan pada Toko Belanja Tani.

Dalam Toko Belanja Tani, harga bibit melon Apollo yang lumayan murah ada pada kemasan 20 gram.

Meskipun harga bibit melon Apollo yang terjangkau, bibit ini juga dapat tahan penyakit layu bakteri, jamur serta banyak yang lain.

Potensi hasil panen dari bibit melon Apollo saat budidaya pada lahan pertanian seluas satu hektar adalah sekitar 47 – 50 ton.

Saat budidaya pada lahan yang luasnya satu hektar, petani membutuhkan bibit melon Apollo sekitar 500 – 550 gram.

Tahan penyakit, hasil panen tinggi, berkualitas unggul, harga bibit melon Apollo murah, membuat bibit ini favorit petani ketika melakukan budidaya.

Pada saat budidaya melon Apollo, petani perlu melaksanakan teknik budidaya dengan tepat, supaya tanaman dapat tumbuh lebih sehat.

Baca Juga : Jual Benih Melon Terbaik Action Orange Tahan Layu Bakteri

Teknik Budidaya Melon Dengan Tepat Agar Pertumbuhannya Lancar

Bibit melon Apollo merupakan suatu benih yang menjadi idola petani, saat melaksanakan kegiatan budidaya tanaman melon pada lahan tanam.

Karena, harga bibit melon Apollo terkenal lumayan terjangkau, sehingga dapat membantu petani untuk menghemat pengeluaran saat melaksanakan proses budidaya.

Dalam budidaya melon Apollo, petani harus melaksanakan cara budidaya dengan sesuai, agar pertumbuhan tanaman mampu untuk berjalan optimal.

Pada bawah ini merupakan berbagai teknik budidaya melon Apollo secara tepat, supaya tanaman melon dapat tumbuh sehat serta menghasilkan panen tinggi.

Persiapan Lahan

Petani harus memilih lokasi lahan yang menjadi tempat budidaya yang memperoleh sinar matahari penuh, setidaknya 8 jam dalam satu hari.

Lahan tanam juga sebaiknya harus memiliki sirkulasi udara yang dapat berjalan optimal serta tidak terdapat adanya genangan air.

Tanaman melon Apollo dapat tumbuh sehat dalam keadaan tanah subur, gembur dan tinggi bahan organik. Sementara tingkat pH yang sesuai adalah sekitar 6 – 7.

Jalankan persiapan lahan pertanian, dengan cara membajak atau mencangkul tanah, yang kedalamannya 30 cm.

Aplikasikan pupuk kandang atau kompos, supaya kesuburan tanah meningkat serta memaksimalkan masa pertumbuhan tanaman melon Apollo.

Persemaian Bibit

Sebelum menanam bibit melon Apollo, petani harus merendam benih pada air hangat, yang jangka waktunya 6 – 12 jam sebelum semai.

Gunakan tray semai atau polybag kecil yang isinya media tanam yang berupa campuran tanah, kompos serta pasir.

Petani dapat menyemai bibit melon Apollo dalam kedalaman 1 cm, serta menerapkan jarak tanamnya adalah sekitar 2 – 3 cm.

Pemindahan Bibit

Sebelum menjalankan penanaman, petani bisa membuat lubang tanam dengan jarak 70 – 90 cm pada barisan serta 1 – 1.5 meter antar baris.

Laksanakan pemindahan bibit melon Apollo setelah berusia 10 – 14 hari, yang sudah tumbuh 2 – 3 daun sejati pada lahan pertanian.

Ketika penanaman, sebaiknya petani perlu memindahkannya dengan perlahan, supaya akar tanaman tidak mengalami kerusakan.

Perawatan Tanaman

Lakukan pengairan ke tanaman melon Apollo secara tepat, terutama saat masa awal perkembangan dan fase terbentuknya buah.

Gulma yang tumbuh liar pada sekitar tanaman melon Apollo  harus petani pangkas, agar tidak mengganggu masa pertumbuhannya.

Petani juga harus memangkas tunas tanaman melon Apollo, untuk memfokuskan energi pada pertumbuhan buah melon.

Daun yang tumbuhnya terlalu lebat juga perlu petani hilangkan, supaya sirkulasi udara dapat berjalan lancar serta sinar matahari mampu mencapai ke buah.

Lakukan penjarangan buah jika banyak buah yang terbentuk. Pada satu pohon melon Apollo perlu petani sisakan sekitar 2 – 3 buah saja.

Ini berguna untuk memastikan kualitasnya lebih bagus serta ukuran buah melon menjadi lebih optimal.

Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk susulan pada pohon melon Apollo perlu petani jalankan, dengan menggunakan pupuk NPK atau organik cair, setiap 2 – 3 minggu.

Tujuan pemupukan susulan yaitu untuk memaksimalkan perkembangan tanaman melon Apollo, supaya berjalan lancar.

Pemusnahan Hama serta Penyakit

Selalu awasi tanaman melon Apollo secara rutin untuk mendeteksi hama, semacam kutu daun, ulat. Dan penyakit seperti layu fusarium atau embun tepung.

Pakai pestisida dengan bahan organik atau kimia, dengan mengawasi dosis serta cara penggunaan yang sesuai.

Pemanenan

Setelah menerapkan budidaya melon Apollo yang tepat, cara terakhir yaitu, petani bisa memanen buah melon.

Berapa lama waktu panen melon? Buah melon bisa petani panen ketika umur tanaman sudah mencapai sekitar 70 – 75 hari setelah tanam.

Teknik memanen buah melon yang sesuai yaitu, memotong tangkai sekitar 2 – 3 cm dari pangkal buah. Pemanenan buah dapat petani laksanakan ketika pagi atau sore hari.

Baca Juga : Jual Benih Melon Golden Apollo Tahan Penyakit Layu Bakteri