Fungisida Untuk Penyakit Bulai Pada Jagung Idola Petani
Buka Daftar Isi :
Ketika melakukan kegiatan budidaya tanaman jagung pada lahan tanam pertanian, petani perlu untuk melakukan perawatan pada tanaman dengan tepat.
Dengan petani menerapkan perawatan pada tanaman jagung secara tepat, pertumbuhan tanaman jagung akan berjalan dengan optimal, sehingga dapat memproduksi panen melimpah.
Salah satu perawatan pada tanaman jagung yang dapat petani lakukan saat proses budidaya adalah memperhatikan serangan penyakit berbahaya pada tanaman.
Penyakit berbahaya yang menyerang tanaman jagung bisa mengganggu proses pertumbuhannya, sehingga berpengaruh terhadap produktivitas hasil panen tanaman jagung.
Contoh serangan penyakit berbahaya pada tanaman jagung merupakan penyakit bulai, yang terjadi akibat jamur dari genus Pythium, Phytophthora, serta Penicillium.
Penyakit bulai yang menyerang tanaman jagung akan mempunyai beberapa dampak signifikan, baik dampak ekonomi maupun ekologis.
Sehingga, apabila terdapat serangan penyakit bulai pada tanaman jagung, petani perlu untuk segera menumpasnya, agar kondisi tanaman jagung tetap aman.
Dalam memberantas serangan penyakit bulai pada tanaman jagung, petani bisa memanfaatkan beberapa produk fungisida untuk penyakit bulai pada jagung.
Fungisida untuk penyakit bulai pada jagung sudah terkenal manjur dapat memberikan perlindungan pada tanaman agar terbebas dari penyakit ini.
Namun, saat akan memanfaatkan produk fungisida untuk penyakit bulai pada jagung, petunjuk penggunaannya harus petani perhatikan, supaya kondisi tanaman tetap aman.
Pada bawah ini merupakan beraneka produk fungisida untuk penyakit bulai pada jagung berkualitas terbaik serta menjadi idola para petani.
Acrobat
Fungisida untuk penyakit bulai pada jagung yang pertama merupakan Acrobat, produk produksi dari pabrik yang ternama, yakni PT Basf Indonesia.
Kandungan bahan aktif yang ada dalam fungisida Acrobat adalah Dimetomorf 50 %, yang efektif untuk mengatasi penyakit bulai pada tanaman jagung.
Cara pemakaian fungisida Acrobat adalah, pada saat petani melakukan perlakuan benih, dengan merendamnya ke dalam campuran air dan fungisida Acrobat.
Dengan dosis fungisida Acrobat untuk perlakuan benih jagung adalah sekitar 1.25 – 2.5 gram, untuk setiap satu kg benih tanaman jagung.
Petani bisa mendapatkan fungisida Acrobat dengan harga terjangkau pada Toko Belanja Tani, yang ada dalam kemasan 20 dan 40 gram.
Demorf
Fungisida untuk penyakit bulai pada jagung yang kedua adalah Demorf, salah satu produk produksi dari pabrik berkualitas unggul, yaitu PT MSI.
Bahan aktif yang tersedia pada fungisida Demorf merupakan Dimetomorf 60 %, yang sangat ampuh untuk menekan penyakit bulai pada tanaman jagung.
Untuk cara pemakaian yang tepat adalah, petani bisa merendam benih ke dalam campuran air dan fungisida Demorf, sebelum melakukan penanaman.
Dosis penggunaan fungisida Demorf dalam perlakukan benih tanaman jagung adalah sekitar 4 – 5 gram, untuk setiap satu kg benih jagung.
Fungisida Demorf yang berharga murah dapat petani beli dalam Toko Belanja Tani, yang ada pada kemasan 5 serta 50 gram.
Saromyl
Fungisida untuk penyakit bulai pada jagung yang ketiga merupakan Saromyl, produk yang diproduksi pabrik yang sudah terkenal, yakni PT MSI.
Kandungan bahan aktif dalam fungisida Saromyl adalah Metalaksil 35 %, yang terkenal manjur untuk memberantas serangan penyakit bulai pada tanaman jagung.
Selain untuk tanaman jagung, fungisida Saromyl juga ampuh untuk memberantas serangan penyakit pada tanaman tomat, cabe, kentang serta banyak lainnya.
Cara penggunaan fungisida Saromyl, adalah saat petani melakukan fase pembibitan benih jagung, dengan dosis sekitar 1.25 gram per kg benih.
Petani bisa mendapatkan fungisida Saromyl dengan harga terjangkau pada Toko Belanja Tani, yang tersedia dalam kemasan 5 dan 25 gram.
Trivia
Fungisida untuk penyakit bulai pada jagung yang keempat adalah Trivia, suatu produk produksi dari pabrik terbaik, yaitu PT Bayer Indonesia.
Bahan aktif pada fungisida Trivia merupakan Fluopikolid 6 % dan Propineb 66.7 %, yang dapat melindungi tanaman jagung dari penyakit bulai.
Selain untuk memberantas penyakit bulai, fungisida Trivia juga bisa petani gunakan untuk mengatasi penyakit hawar daun yang menyerang tanaman jagung.
Untuk dosis fungisida Trivia dalam membasmi penyakit jagung dengan metode penyemprotan adalah sekitar 2 kg, dalam budidaya pada lahan satu hektar.
Sementara dosis fungisida Trivia untuk menekan penyakit bulai dengan metode perlakuan benih sebelum penanaman adalah sekitar 15 – 20 gram per kg benih.
Fungisida Trivia yang harganya murah dapat petani beli dalam Toko Belanja Tani, yang ada pada kemasan 50 serta 200 gram.
Baca Juga : Jual ZPT Pembesar Buah Jagung Andalan Petani Saat Budidaya


Leave A Comment