Rekomendasi Fungisida Untuk Bawang Merah Dimusim Hujan Idola Petani
Buka Daftar Isi :

Untuk memberantas serangan penyakit bawang merah pada musim penghujan, petani membutuhkan berbagai merek fungisida yang berkualitas terbaik dan berharga murah.
Dengan menggunakan fungisida untuk bawang merah pada musim hujan, maka tanaman akan terbebas dari serangan penyakit, sehingga akan tumbuh dengan sehat.
Tanaman bawang merah yang tumbuh dengan lebih sehat, berpotensi mampu untuk menghasilkan panen yang berproduksi melimpah serta mempunyai kualitas unggul.
Oleh sebab itu, jika terdapat serangan penyakit bawang merah pada musim hujan, petani harus segera mengatasinya menggunakan fungisida agar tanaman tumbuh sehat.
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi merek fungisida untuk bawang merah pada musim hujan yang berkualitas terbaik serta menjadi idola bagi petani.
Fungisida Score

Merek fungisida Score termasuk dalam suatu jenis pestisida sistemik, yang terbukti sangat efektif untuk memberantas penyakit bawang merah.
Bahan aktif dari fungisida Score adalah Difenokonazol 250 ec/g dan ada kandungan ZPT, yang berguna untuk menjaga tanaman bawang merah.
Petani dapat menggunakan fungisida Score untuk memberantas serangan penyakit bercak ungu, yang merupakan salah satu penyakit utama tanaman bawang merah.
Tidak hanya petani gunakan untuk memberantas penyakit, fungisida Score juga bisa petani pakai untuk mencegah tumbuhnya jamur saat musim hujan.
Dosis penggunaan dari fungisida Score yang tepat adalah sekitar 0.25 hingga 0.5 ml untuk campuran satu liter air.
Fungisida Score dapat petani beli pada Toko Belanja Tani dengan harga yang cukup terjangkau, dan tersedia dalam kemasan 80 serta 250 ml.
Fungisida Cabrio Top
Merek Fungisida untuk bawang merah pada musim hujan yang selanjutnya merupakan fungisida Cabrio Top, produk dari suatu pabrik terbaik, yaitu PT BASF Indonesia.
Fungisida Cabrio Top termasuk dalam salah satu jenis pestisida sistemik translaminar, yang terbukti sangat efektif untuk mengatasi penyakit bawang merah.
Petani bisa memakai fungisida Cabrio Top untuk memberantas serangan penyakit layu fusarium, suatu penyakit yang sering menyerang budidaya bawang merah.
Fungisida Cabrio Top memiliki kandungan bahan aktif Piraklostrobin 5% serta Metiram 55% yang terkenal sangat ampuh untuk melindungi tanaman bawang merah.
Tidak hanya untuk budidaya tanaman bawang merah, fungisida Cabrio Top juga dapat petani gunakan saat budidaya tomat, cabai serta banyak lainnya.
Dosis pemakaian dari fungisida Cabrio Top adalah sekitar 0.75 – 1 gram untuk campuran satu liter air dengan penyemprotan volume tinggi.
Petani bisa membeli fungisida Cabrio Top dengan harga yang lumayan murah, pada Toko Belanja Tani dalam kemasan 250 dan 500 gram.
Fungisida Octave
Merek fungisida untuk bawang merah pada musim hujan yang berikutnya yaitu fungisida Octave, produk pestisida dari pabrik yang terbaik, yaitu FMC.
Fungisida Octave termasuk dalam suatu jenis pestisida sistemik, yang terkenal dapat memberantas serangan beraneka jenis penyakit pada tanaman bawang merah.
Petani bisa menggunakan fungisida Octave untuk membasmi serangan penyakit patek atau antraknosa yang umumnya dapat menyerang saat proses budidaya.
Kandungan bahan aktif dari fungisida Octave adalah Prokloraz Mangan Klorida Kompleks 50%, yang terbukti efektif untuk menjaga tanaman bawang merah.
Tidak hanya petani gunakan untuk mengatasi penyakit, fungisida Octave juga bisa petani gunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur ketika musim penghujan,
Dosis penggunaan dari fungisida Octave adalah sekitar 1 – 2 gram untuk campuran satu liter air yang dapat petani kocorkan atau semprotkan langsung.
Fungisida Octave dapat petani beli dalam Toko Belanja Tani dengan harga yang lumayan terjangkau, yang ada pada kemasan 250 gram.
Fungisida Nativo
Merek fungisida untuk bawang merah pada musim hujan yang terakhir yaitu fungisida Nativo, yang merupakan salah satu produk dari PT Bayer Indonesia.
Fungisida Nativo mempunyai kandungan bahan aktif Tebukonazol 50% serta Trifloksistrobin 25% dan sedikit ZPT yang dapat melindungi tanaman bawang merah.
Tidak hanya untuk budidaya tanaman bawang merah, fungisida Nativo juga bisa pakai untuk tanaman jagung, cabe, kacang panjang, timun dan banyak lainnya.
Merk fungisida Nativo dapat petani gunakan untuk mengatasi penyakit layu fusarium serta bercak ungu yang menyerang pada tanaman bawang merah.
Dosis penggunaan dari fungisida Octave adalah sekitar 150 – 200 gram, untuk kegiatan budidaya tanaman bawang merah pada lahan tanam satu hektar.
Penyemprotan fungisida Octave dapat petani lakukan jika terdapat gejala serangan dari berbagai penyakit tersebut dengan volume semprot yang tinggi.
Petani bisa membeli fungisida Octave dengan harga yang cukup murah pada Toko Belanja Tani, yang tersedia pada kemasan 12.5 serta 50 gram.
Baca Juga : Fungisida Octave Untuk Bawang Merah Ampuh Menjaga Tanaman

Leave A Comment