Penyakit Pada Tanaman Cabe

penyakit tanaman cabe,hama cabe,tanaman cabe,pestisida,insektisida

Jual Insektisida harga murah di Belanja Tani

Selain  hama yang menjadi musuh dari para petani budidaya tanaman cabai, bakteri dan jamur juga merupakan ancaman yang cukup serius. Hal ini penyebabnya antara lain bakteri dan jamur ini membawa penyakit yang dapat menyebar ke buah cabe yang lain.

Pembawa penyakit ini juga bisa berasal dari serangga atau hama sendiri. Hama yang terinveksi virus menyebabkan penyakit atau virus tertentu pada tanaman pertanian sehinga penyebaran tidak terbatas dari media apapun.

Petani memerlukan pengetahuan yang luas tentang jenis penyakit yang biasa menyerang tanaman cabe. Sehingga upaya pencegahan dapat dengan tepat terlaksana dan tidak asal-asalan

Beberapa penyakit dari tanaman cabe memerlukan perhatian yang serius tentang pencegahannya sehingga jika perawatan dengan asal-asalan akan merugikan tanaman cabe.

Berikut adalah contoh dari penyakit tanaman cabe yang sering menyerang petani :

Penyakit Busuk Basah

Merupakan penyakit yang menyerang tanaman cabe melalui bakteri. Erwinia Carotovora adalah bakteri yang menyerang buah cabe dan membuat buah cabe menjadi busuk basah mengeluarkan air.

Buah cabe yang terabaikan dan terinfeksi penyakit ini akan berair dan membusuk secara perlahan dengan sendirinya. Jika pembusukan cabe ini terabaikan sampai cairan yang ada pada cabe habis, maka buah cabe akan menjadi mengering.

Penyakit ini berawal dari pupuk kandang, tanah dan air yang menularkan bakteri tersebut. Petani budidaya tanama cabe dapat mengatasinya dengan cara melakukan sanitasi yang baik dan usahakan menanam dengan jarak tidak berdekatan.

Penyakit Bercak Daun

Penyakit ini berawal dari tempat tanaman yang terlalu lembab atau terkadang oleh curah hujan yang tinggi. Sehingga pada tepi daun menjadi lembab dan timbul bercak.

Lingkungan yang lembab merupakan penyebab tumbuhnya jamur Phytophthora sp. Seringkali ada pada tanaman cabe, penyakit ini dapat diberantas dengan menggunkan insektisida Dosis Prevathon Per Tangki dengan memperhatikan gejala dan luas lahan.

Virus Gemini (Virus Kuning)

Cara paling mudah mengenali virus ini adalah daun yang berubah warna menjadi kuning. Hal ini penyebarannya melalui kutu kebul yang terinfeksi virus Gemini.

Selain itu virus Gemini atau petani cabe sering menyebut penyakit bule memiliki ciri-ciri lain yaitu daun berubah menjadi keriting. Sehingga jika membiarkan tanaman cabe dengan keadaan seperti ini terlalu lama akan menyebabkan penurunan pertumbuhan dan kesehatan tanaman cabe.

Pada awalnya virus ini penyebarannya melalui hama kutu kebul jenis (Bemisia tabaci) yang biasa menjadi hama dalam budidaya tanaman cabe. Penyebaran virus bule ini memiliki kemampuan memakan lebih dari satu jenis tanaman pada sektor pertanian.

Selain itu kutu kebul dapat bertelur 50-400 butir telur yang dia sembunyikan pada bagian bawah daun. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kutu kebul awalnya berada pada tanaman hias beriklim tropis yang dibawa ke negara beriklim sedang.

Dengan kemampuan beradaptasi yang tinggi dan cukup baik, kutu kebul dapat hidup di berbagai iklim di dunia. Pemberantasan penyakit bule ini dapat menggunakan insektisida dengan Dosis Prevathon Per Tangki yang terbukti dapat mencegah penyakit tanaman cabe.

Baca Juga : Hama dan Penyakit Tanaman Cabai Pada Musim Peralihan