Cara Menanam Tomat Di Sawah Secara Benar Agar Panen Melimpah
Buka Daftar Isi :

Pada saat menjalankan kegiatan budidaya tanaman tomat pada lahan sawah, petani harus melaksanakan cara menanam tomat di sawah secara benar.
Dengan menerapkan cara menanam tomat di sawah secara benar, maka pertumbuhan tanaman tomat akan berjalan sehat, sehingga hasil panen melimpah.
Hasil panen buah tomat yang berproduksi melimpah, bisa membantu petani meningkatkan keuntungan, ketika petani melakukan budidaya tomat pada lahan sawah.
Maka dari itu, ketika melakukan budidaya tomat pada lahan sawah, petani harus melakukan cara menanam tomat di sawah secara benar.
Berikut merupakan beberapa langkah dari cara menanam tomat di sawah secara benar agar tanaman bisa tumbuh sehat dan memproduksi panen melimpah.
Mempersiapkan Lahan Sawah
Langkah awal dari cara menanam tomat di sawah adalah, petani perlu mempersiapkan lahan sawah, sebelum melakukan penanaman.
Tanaman tomat membutuhkan lahan sawah yang subur serta mengandung unsur hara tinggi supaya tanaman tomat bisa tumbuh sehat dan lancar.
Proses pertama dalam mempersiapkan lahan sawah adalah petani harus membersihkan gulma dan sisa akar tanaman yang petani budidayakan sebelumnya.
Setelah lahan sawah sudah terbebas dari akar tanaman dan gulma, petani bisa menaburkan pupuk dasar sebelum petani menggemburkan tanah.
Penaburan pupuk sebelum petani menggemburkan tanah bertujuan supaya unsur hara dalam pupuk bisa tersebar secara merata pada lahan sawah.
Jenis pupuk dasar yang dapat petani pakai yaitu 7.5 kg TSP + 4 kg KCl + 4 kg Urea atau ZA untuk budidaya pada lahan sawah seluas satu hektar.
Atau jika petani memakai pupuk majemuk NPK, dosisnya yaitu sekitar 20 kg untuk tiap hektarnya.
Berikutnya, petani bisa mengecek pH tanah, jika terlalu asam petani bisa memberikan kapur dolomit pada lahan, dengan dosis 150 kg tiap hektarnya.
Selanjutnya, petani bisa mulai menggemburkan tanah memakai cangkul, lalu petani tinggal membuat bedengan yang lebarnya sekitar 40 – 50 cm.
Kemudian petani bisa membuat parit dengan lebar 20 – 30 cm, supaya sistem drainase pada lahan sawah tidak terganggu.
Petani bisa menutupi bedengan dengan memakai plastik mulsa supaya tanaman tomat terbebas dari serangan hama.
Lahan sawah yang sudah petani tutupi mulsa, harus petani biarkan sekitar 5 – 7 hari sebelum petani menanam benih tomat.
Lalu petani bisa membuat lubang tanam yang jaraknya sekitar 60 X 50 cm pada atas bedengan lahan sawah.
Sedangkan diameternya yaitu sekitar 7 sampai 8 cm, dengan kedalaman dari lubang tersebut sekitar 15 cm.
Menyemai Benih Tomat
Proses selanjutnya dari cara menanam tomat di sawah adalah, petani menyemai benih tomat, sebelum menanam tomat pada lahan sawah.
Agar tanaman tomat bisa tumbuh dengan lebih lancar, petani harus menyemai benih, sebelum petani menanam pada lahan pertanian.
Saat menyemai benih tomat, petani terlebih dahulu perlu untuk mempersiapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang.
Setelah itu, petani bisa mencampur media semai tersebut sampai rata, lalu tinggal petani masukkan ke dalam polybag plastik.
Berikutnya petani bisa menanam benih tomat ke dalam polybag, kemudian tinggal petani tutup memakai tanah tipis.
Petani bisa menutup polybag memakai daun pisang atau pepaya kering, supaya kelembaban dari polybag bisa terjaga.
Kemudian, petani bisa menyiram polybag setiap hari, atau dapat petani sesuaikan dengan kondisi tanah dari polybag.
Ketika tomat sudah tumbuh sekitar 5 hingga 6 helai daun, petani bisa mulai memindahkan benih ke bedengan lahan sawah.
Memindah Benih Pada Lahan Sawah
Langkah berikutnya dari cara menanam tomat di sawah adalah, petani memindahkan benih pada bedengan lahan sawah yang telah petani siapkan.
Satu hari sebelum benih petani pindah pada lahan sawah, petani terlebih dahulu harus mengairi bedengan lahan sawah.
Benih tomat yang sudah berumur 3 – 4 minggu setelah semai atau telah tumbuh 5 – 6 helai daun, telah siap untuk petani pindah.
Sebaiknya petani memindahkan benih tomat pada lahan sawah ketika sore hari supaya tanaman bisa tumbuh dengan lancar.
Proses memindahkan benih pada lahan sawah yaitu, petani bisa membuka polybag terlebih dahulu dengan perlahan, supaya tidak merusak akar tanaman.
Petani bisa membenamkan benih secara dangkal pada batas pangkal batang kemudian petani timbun memakai tanah pada sekitarnya.
Setelah memindahkan benih, petani bisa langsung menyiram benih tomat yang telah petani siapkan pada lahan sawah, supaya tidak menghambat pertumbuhannya.
Baca Juga : Varietas Tomat Musim Hujan Sakura F1 Harga Murah

Leave A Comment