Cara Menanam Terong Prince EPA Menguntungkan Petani

Cara Menanam Terong Dengan Benar

Dengan memastikan cara menanam Terong Prince EPA dengan benar ini dapat bermanfaat kedepannya untuk kesehatan tanaman dan daya tahan tanaman. Dalam cara menanam Terong Prince EPA memiliki beberapa langkah yaitu :

Memilih Bibit

Pastikan memilih Benih dengan kualitas terbaik dan tahan akan serangan penyakit Seperti benih Terong Prince EPA. Benih harus memiliki kadar air yang cukup, tampilan mengkilat, tidak bercampur dengan benih yang cacat dan memiliki daya tumbuh tinggi yaitu 80%.

Dengan pemilihan bibit seperti ciri-ciri tersebut penerapan cara menanam Terong Prince EPA dengan benar dapat terwujud dan menghasilkan tanaman yang sehat.

Menyiapkan Media Tanam

Siapkan tempat media tanaman untuk budidaya tanaman terong seperti pot atau polybag. Bagi yang tidak memiliki lahan yang luas untuk menyesuaikan menggunakan pot yang ukurannya besar atau polybag yang ukuran besar.

Lubangi dasar pot atau polybag untuk jalan keluarnya air penyiraman, setelah itu siapkan padi sekam  dan tanah gembur dengan perbandingan 1:1 . Lalu campurkan untuk menanamkan benihnya.

Proses Menyemai Benih Terong

Pertama dalam proses Cara menanam Terong Prince EPA yaitu merendam benih terong ke dalam air hangat selama 15 menit. Lalu buatlah lubang pada campuran tanah dan padi sekam dengan jarak minimal 1 cm yang ada pada pot atau polybag.

Masukkan benih-benih tanaman terong dari lubang yang sudah ada tadi, lalu tutup menggunakan campuran tanah gembur dan padi sekam. Tepuk-tepuk tanah secara pelan untuk menutup lubang dan memadatkannya.

Setelah itu tempatkan benih tadi ke tempat yang bisa mendapat cukup sinar matahari dan lakukan penyiraman tanaman sebanyak 2 kali sehari pagi dan sore. Lakukan ini setiap hari agar kebutuhan nutrisi dari tanaman tercukupi dan pertumbuhan tanaman menjadi lancar.

Pemindahan Media Tanam Yang Lebih Besar

Untuk memulai waktu perkecambahan dari tanaman Terong membutuhkan waktu satu bulan untuk mendapatkannya. Jika tanaman sudah mulai muncul daun sebanyak 4 helai, maka saatnya untuk memindahkan bibit terong ke media yang lebih besar.

Siapkan polybag atau pot dengan ukuran yang lebih besar, kali ini gunakan campuran tanah gembur, padi sekam dan pupuk kandang. Buat lubang pada pot atau polybag  sedalam 5 cm lalu masukkan bibit terong kedalamnya.

Tutup perlahan dengan campuran tanah , padi sekam dan tepuk perlahan agar padat. Dan jangan lupa letakkan pada tempat yang terkena cukup cahaya dan siram 2 kali sehari pagi dan sore.

Perawatan Tanaman

Lakukan perawatan tanaman dan pengecekan 2 kali sehari pagi dan sore hari. Jika ada terlihat gulma tumbuh pada sekitar tanaman Terong langsung cabut saja dan agar tidak mencuri nutrisi dari tanaman terong.

Ketika sebelum berumur 3 minggu wajib menggunakan pupuk organik saja yang kaya akan nutrisi alami dari kotoran hewan atau zat lainnya. Sehingga pertumbuhan tanaman dapat maksimal dan mendapatkan kebutuhan nutrisi yang cukup.

Apabila sudah berumur 3 minggu anda dapat menggunakan pupuk kimia dengan takaran sesuai dengan petunjuk. Periksa juga keadaan tanah jika masih lembab tidak perlu melakukan penyiraman tanaman.

Lakukan pemasangan bambu atau kayu pada sekitar tanaman terong untuk tempat batang terong merambat dan ikat batang pada kayu tersebut.

Pemanenan Terong

Jika buah terong sudah terlihat matang dan tekstur nya sedikit empuk, maka itu tanda bahwa petani terong bisa memanennya. Sebaiknya memanen buah terong menggunakan gunting atau pisau agar ketika memotong buah dari tangkai buah tidak merusak tanaman.

Baca Juga : Pupuk Organik, Komponen Pertanian Dari Bahan Alami

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!