Perawatan Tanaman Melon Supaya Memproduksi Panen Melimpah

cara menanam melon, cara menanam melon untuk pemula, cara menanam melon dari bijinya, tanam melon, BELANJA TANI

Jual Benih Tanaman Melon Harga Murah Berkualitas Terbaik | Belanja Tani

Selain menerapkan cara menanam melon di sawah dengan tepat serta sesuai, petani juga perlu melakukan perawatan tanaman melon.

Dengan petani menerapkan perawatan tanaman melon, pertumbuhannya akan berjalan maksimal dan tidak terganggu oleh apapun.

Untuk itu, petani juga perlu menerapkan perawatan tanaman melon, selain melaksanakan cara menanam melon di sawah secara tepat dan sesuai.

Pada bawah ini adalah teknik perawatan tanaman melon dengan benar, supaya tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang berproduksi tinggi.

Pengairan Dengan Rutin

Proses pengairan tanaman melon bermanfaat untuk menjaga metabolisme tanaman, agar bisa menghasilkan panen berproduksi melimpah serta berkualitas lebih unggul.

Ketika melaksanakan pengairan pada tanaman melon, petani dapat memompakan secara langsung pada tengah bedengan lahan sawah.

Saat kemarau, petani perlu melaksanakan pengairan pada tanaman melon tiap 4 hari sekali, supaya tetap terjaga kelembabannya.

Namun, saat musim hujan, pengairan tanaman melon bisa petani jeda, dengan waktu cukup lama, yakni setiap 7 hari sekali.

Atau bisa juga petani awasi, apakan tanaman melon sedang memerlukan asupan air atau tidak.

Pemupukan Susulan

Pada tahap pemupukan susulan, petani bisa melaksanakannya dengan cara kocor atau menyemprotkan secara langsung.

Jangka waktu pemberian pupuk dengan sistem kocor adalah tiap 5 sampai 10 hari sekali.

Saat usia tanaman melon sekitar 1 – 18 HST, petani dapat memanfaatkan campuran NPK Grower, KNO Merah, Yaramila dengan perbandingan 5:2:1.

Tiap dua gelas dari campuran tersebut, dapat petani larutkan ke dalam 40 liter air, serta dapat petani kocor hingga merata.

Jika tanaman melon berumur 19 – 37 HST, petani dapat menggunakan campuran pupuk NPK 16:16:16, KNO Putih, Yaramila, yang perbandingannya 5:2:1.

Setiap tiga gelas campuran tersebut, petani bisa melarutkannya dalam 40 liter air, dan bisa petani kocor pada tanaman sampai merata.

Apabila umur tanaman mencapai 38 – 55 HST, campuran pupuk yang dapat petani gunakan merupakan NPK 16:16:16, MKP, KCl, Yaramila, dengan perbandingan 5:2:2:1:1.

Tiap tiga gelas campuran ini, dapat petani larutkan ke dalam 40 liter air, serta juga dapat petani kocorkan dengan langsung.

Pemupukan tanaman melon juga dapat petani lakukan dengan metode semprot, yang bisa petani semprotkan pada bagian batang atau daun.

Hal tersebut bertujuan untuk memaksimalkan unsur mikro tanaman melon, lewat batang atau daun tanaman melon.

Penyeleksian Calon Buah serta Pemangkasan Tunas Tanaman

Saat tanaman melon telah tumbuh, petani dapat mulai melakukan penyeleksian calon buah serta pemangkasan tunas tanaman.

Biasanya, petani hanya akan menyisakan satu buah tiap pohon, namun petani juga dapat menyisakan dua buah, agar kualitasnya terjaga.

Apabila menyisakan hanya satu buah, petani dapat menjaga sulur utama serta sulur yang lain dapat petani pangkas sejak awal.

Tetapi, jika menyisakan dua sulur, petani dapat menjaga dua sulur, agar buah melon dapat tumbuh dengan baik dan tetap terjaga kualitasnya.

Penyiangan Gulma serta Pemusnahan Hama Penyakit

Jika petani mengetahui adanya gulma liar pada lahan sawah dari tanaman melon, harus segera mengambil tindakan penyiangan.

Saat penyiangan gulma, petani bisa mencabutnya dengan langsung, atau bisa juga menggunakan herbisida dengan dosis yang tepat.

Tidak hanya gulma liar, petani juga perlu memperhatikan serangan hama atau penyakit pada tanaman melon.

Untuk memusnahkan hama atau penyakit, petani bisa memakai insektisida atau fungisida, tergantung dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang.

Penggunaan insektisida serta fungisida juga perlu petani perhatikan dosisnya, supaya tidak mengganggu pertumbuhan tanaman melon.

Panen Buah Melon

Proses terakhir dari perawatan tanaman melon adalah, petani dapat melaksanakan panen buah melon.

Berapa lama buah melon siap panen? Proses pemanenan buah melon dapat petani laksanakan ketika umur tanaman mencapai 70 – 80 hari setelah tanam.

Ciri – ciri buah melon yang siap panen adalah yang berwarna cerah serta sangat mudah untuk terlepas dari batangnya.

Setelah pemanenan, sebaiknya petani menyimpan buah melon pada tempat yang sejuk serta kering, supaya tetap terjaga kesegarannya.

Baca Juga : Harga Benih Melon Madesta F1 Murah Hasilkan Buah Berkualitas