Cara Menanam Seledri Amigo

daun seledri, olahan seledri, cara menyemai seledri, jenis seledri, bibit seledri amigo

Jual Bibit Seledri Amigo Harga Murah Kualitas Terbaik | Belanja Tani

Umumnya tanaman seledri tidak dapat tumbuh pada daerah dengan suhu udara yang sangat tinggi. Bahkan pada daerah dengan suhu cukup sejuk seledri memiliki masa pertumbuhan yang cukup panjang, yaitu sekitar 130 sampai 140 hari.

Selain itu seledri juga membutuhkan persediaan air yang cukup optimal dan juga stabil. Lahan tanam tempat menanam seledri harus selalu teraliri air karena tanaman seledri membutuhkan air yang cukup banyak.

Tanaman seledri juga membutuhkan jenis tanah subur serta kaya akan material organik yang terdapat pada dalam tanah. Tanaman seledri membutuhkan nutrisi yang cukup banyak serta petani juga harus sering memberi pupuk pada saat masa pertumbuhan.

Berikut ini adalah cara yang tepat untuk menanam Seledri

  • Pemilihan Benih Seledri

Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan sehat, petani menggunakan benih seledri yang berkualitas terbaik serta tahan penyakit. Petani dapat menggunakan benih seledri amigo yang tahan terhadap penyakit serta berkualitas terbaik.

Dengan melaksanakan kegiatan budidaya seledri amigo, petani akan mendapatkan keuntungan yang tinggi. Karena bibit ini dapat bertahan dari serangan penyakit seperti penyakit bercak ungu dan lainnya.

Benih produksi dari pabrik PT East West Seed ini sudah terkenal memiliki kualitas terbaik yang menjadi favorit bagi petani. Benih ini dapat membutuhkan waktu semai sekitar 35 hari serta untuk masa panen 100 hari

Menggunakan benih petani berpotensi menghasilkan panen sekitar 10 sampai 12 ton untuk 1 hektar lahan tanam. Sehingga dengan budidaya seledri amigo petani akan mendapatkan hasil panen yang berlimpah dan keuntungan yang besar.

Kebutuhan benih dari budidaya seledri amigo adalah sekitar 150 gram untuk 1 hektar lahan tanam pertanian. Benih seledri amigo yang tersedia pada Toko Belanja Tani adalah dalam kemasan sachet 25 serta kaleng 100 gram.

  • Penyemaian Benih Seledri

Sebelum melakukan kegiatan penyemaian benih, petani merendam benih amigo pada air hangat dengan kurun waktu sekitar 1 jam. Kemudian petani menyiapkan nampan yang berguna sebagai tempat persemaian.

Setelah itu petani menyiapkan media semai yaitu campuran antara tanah, dan pupuk kompos menggunakan perbandingan 2:1. Lalu aduk campuran tersebut sampai rata dan masukkan pada nampan tempat persemaian tadi.

Selanjutnya adalah petani menaburkan benih seledri pada bagian atas media semai, namun jangan terlalu rapat. Berikutnya adalah petani menyiram bibit menggunakan sprayer halus agar aliran air tidak terlalu deras yang dapat merusak persemaian.

Lalu tinggal petani tutup persemaian tersebut menggunakan plastik berwarna hitam untuk tetap menjaga kelembapan. Petani harus mengecek setiap 2 hari, jika media semai kering sebaiknya petani menyiram menggunakan sprayer halus.

Kemudian petani mengecek lagi ketika sudah memasuki sekitar 7 sampai 10 hari setelah persemaian karena benih biasanya sudah tumbuh. Apabila benih sudah tumbuh sekitar 70 % sebaiknya petani membuka plastik penutupnya.

Lalu petani membentuk naungan pada atas benih dengan plastik bening supaya menghindari hujan serta sinar matahari langsung. Pada saat benih sudah berusia sekitar 1 bulan petani dapat memindahkan pada lahan tanam dengan hati – hati.

  • Pengolahan Lahan Tanam

Tahap pengolahan lahan tanam sangat perlu petani lakukan untuk membuat kondisi tanah pada lahan tanam menjadi gembur. Selain itu pertumbuhan benih seledri menjadi maksimal apabila petani mengolah lahan tanam terlebih dahulu.

Pengolahan lahan tanam dapat petani lakukan dengan cara membajaknya dengan menggunakan cangkul atau alat yang lain. Caranya adalah cangkul tanah dengan kedalaman sekitar 30 cm, lalu biarkan selama sekitar 15 hari.

Namun petani harus memastikan lahan tanam mendapatkan cahaya matahari yang cukup untuk menyuburkan tanah. Apabila sudah sekitar 15 hari langkah selanjutnya adalah petani mengecek pH tanah.

Jika tingkat pH tanah kurang dari 6.5 sebaiknya petani menambahkan dolomite atau kapur pertanian pada lahan tanam. Pemberian dolomite ini berguna untuk menjaga tingkat dari pH tanah tetap seimbang.

Pemberian dolomite menggunakan dosis sekitar 1 sampai 2 ton untuk penggunaan pada 1 hektar lahan tanam pertanian. Apabila semua langkah sudah petani lakukan selanjutnya adalah petani membuat bedengan pada lahan tanam.

Bedengan dapat petani buat dengan ukuran tinggi sekitar 30 cm, lebar sekitar 80 sampai 100 cm. Untuk panjang dari lahan tanam sebaiknya petani sesuaikan dengan luas dari lahan tanam.

Jarak antar bedengan untuk memudahkan saluran drainase adalah sekitar 30 sampai 4 cm. Saluran drainase tersebut berguna untuk menghindari genangan air hujan yang terdapat pada lahan tanam.

Kemudian petani memberikan pemupukan awal menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang. Dosis dari pupuk tersebut adalah sekitar 10 sampai 20 ton untuk 1 hektar lahan tanam pertanian.

Pemberian pupuk dapat petani berikan pada bagian atas bedengan, kemudian tutup menggunakan mulsa platik untuk melindungi dari air hujan. Biarkan lahan tanam selama sekitar 3 sampai 4 hari.

Setelah 3 sampai 4 hari kandungan nutrisi pada pupuk sudah tercampur dengan tanah lahan tanam. Lahan tanam pertanianpun sudah siap untuk petani tanami dengan bibit tanaman seledri amigo.

  • Penanaman Benih Seledri

Sebelum melakukan penanaman benih seledri pada lahan tanam pertanian, petani sebaiknya menyiapkan lubang tanam pada bedengan. Untuk jarak tanam yang optimal dari benih seledri amigo adalah sekitar 60 cm X 30 cm.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal sebaik petani mengisi 1 lahan tanam dengan 1 benih seledri amigo. Selanjutnya petani memindahkan benih seledri pada lubang tanam dengan hati – hati supaya akar dari tanaman seledri tidak rusak.

Kemudian tinggal petani siram menggunakan air dengan cukup supaya tetap menjaga tingkat dari kelembaban tanah.

Baca Juga : Lahan Pertanian Subur, Budidaya Tanaman Berkualitas Menguntungkan