Fungisida
Buka Daftar Isi :
Fungisida adalah jenis pestisida yang berfungsi untuk mencegah dan membasmi cendawan yang sering menyerang tanaman pertanian. Jamur yang menyerang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman pertanian.
Selanjutnya serangan dari cendawan tersebut dapat menurunkan kualitas dan produktifitas dari tanaman pertania. Bentuk dari fungisida ada yang padat dan juga cair, gas dll.
Kemudian untuk penggunaannya biasanya dengan cara melarutkanya dengan menggunakan air dan kemudian melakukan penyemprotan pada tanaman, pengocoran akar, pengasapan maupun dengan penyemprotan gas.
Penggunaan fungisida pertanian juga bisa saat proses perendaman benih tanaman sebelum melakukan penyemaian. Fungsi dari perendaman ini adalah agar benih terhindar dari cendawan.
Manfaat Fungisida
Manfaat fungisida adalah untuk membunuh, menghambat dan mencegah serangan cendawan patogen. Infeksi jamur patogen dapat menyebabkan penyakit pada tanaman pertanian.
Penggunaan fungisida biasanya pada bagian benih, bibit, akar, daun, buah, bunga dan batang tanaman. Cara penggunaan fungisida bisa dengan penyemprotan, perendaman, pengasapan dan injeksi.
Dalam usaha budidaya tanaman petani memanfaatkan fungisida untuk mencegah terjadinya serangan cendawan terutama saat memasuki musim hujan. Pada saat musim hujan perkembangan jamur menjadi meluas karena lingkungan menjadi lembab.
Fungisida Translaminar
Fungisida translaminar adalah salah satu jenis fungisida yang cara kerjanya menembus dari jaringan tanaman akan tetapi tidak tersalurkan pada jaringan tanaman.
Kemudian cara kerja fungisida jenis ini dengan cara mengalir pada bagian yang terkena fungisida menuju bagian yang tidak terkena semprotan.
Fungisida Sistemik Lokal
Fungisida sistemik lokal adalah jenis lain dari fungisida sistemik. Obat jamur ini dapat terabsorbsi oleh jaringan pada tanaman.
Akan tetapi tidak tersebarkan ke bagian tanaman lain. Bahan aktif yang terkandung dalam fungisida ini hanya terserap pada sel – sel jaringan dan tidak terlalu dalam serta tidak masuk ke pembuluh angkut.
Fungisida Non Sistemik
Fungisida non sistemik merupakan jenis obat jamur yang tidak tersalurkan dan terserap pada jaringan tanaman. Obat jamur non sistemik hanya membentuk lapisan penghalang pada bagian permukaan tanaman.
Obat jamur ini memiliki fungsi untuk mencegah serangan jamur dengan menghambat perkecambahaan spora pada cendawan.
Fungisida Sistemik
Fungisida sistemik adalah salah satu jenis fungisida yang cara kerjanya setelah melakukan penyemprotan pada tanaman. Kemudian zat akan tersalurkan pada beberapa bagian tanaman akan tersalurkan pada bagian tanaman lewat jaringan tanaman.
Jenis fungisida sistemik dalam penggunaannya akan tersalurkan menuju bagian atas dari tanaman maupun sebaliknya. Yaitu dari daun menuju akar dan juga sebaliknya.
Fungisida Kontak
Fungisida kontak adalah salah satu jenis fungisida yang bekerja pada bagian yang terkena obat jamur saja. Jenis fungisida ini tidak dapat terdistribusi ke jaringan tanaman dan tersalurkan pada beberapa bagian dari tanaman.
Baca Juga : Jual Fungisida Folicur Produk Bayer Untuk Usaha Agribisnis

Leave A Comment